Hari Raya - Skanesasoo https://skanesasoo.com SMKN 1 Sooko Fri, 06 Mar 2026 14:04:35 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 Lomba Kaligrafi meriahkan perayaan Maulid Nabi di SMKN 1 SOOKO https://skanesasoo.com/2026/03/06/lomba-kaligrafi-meriahkan-perayaan-maulid-nabi-di-smkn-1-sooko-2/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=lomba-kaligrafi-meriahkan-perayaan-maulid-nabi-di-smkn-1-sooko-2 https://skanesasoo.com/2026/03/06/lomba-kaligrafi-meriahkan-perayaan-maulid-nabi-di-smkn-1-sooko-2/#respond Fri, 06 Mar 2026 13:56:00 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1543 Skanesasoo.com | Mojokerto, 4 September 2025, Jawa Timur. Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,...

The post Lomba Kaligrafi meriahkan perayaan Maulid Nabi di SMKN 1 SOOKO first appeared on Skanesasoo.

]]>
Skanesasoo.com | Mojokerto, 4 September 2025, Jawa Timur. Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, SMKN 1 Sooko menyelenggarakan lomba kaligrafi sebagai salah satu kegiatan bernuansa islami. Lomba ini diikuti oleh para peserta perwakilan kelas, masing-masing kelas mengirimkan tiga orang wakil setiap kelas,mulai dari kelas X hingga kelas XII.

Berbeda dengan lomba biasanya yang ditonton banyak siswa, perlombaan ini berlangsung dengan suasana khidmat dan tenang. Di dalam ruangan hanya terdapat para peserta lomba dan dewan juri, tanpa penonton. Hal ini bertujuan agar peserta dapat lebih fokus dalam menyalurkan bakat dan kreativitas mereka melalui seni menulis indah kaligrafi, serta menjaga ketertiban jalannya lomba.

Suasana tenang saat perlombaan dimulai. Take by: Illyn naraya zazurro

SMKN 1 Sooko menggelar Lomba Kaligrafi yang berlangsung meriah di Gedung H, tepatnya ruang H1, H2 dan H3. Lomba ini diadakan untuk memupuk kreativitas siswa dalam seni tulis indah sekaligus mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa-siswi SMK Negeri 1 Sooko kelas 10 sampai dengan kelas 12, yang antusias menunjukkan bakat mereka dalam menghias ayat-ayat suci dengan sentuhan seni.

Lomba dimulai pukul 09.30 dan berakhir pada pukul 11.30, dengan durasi waktu selama dua jam. Peserta ditantang untuk menciptakan karya kaligrafi menggunakan krayon secara murni, tanpa boleh menggunakan pensil warna maupun spidol. Aturan ini bertujuan untuk mengasah keterampilan dan kreativitas peserta dalam memanfaatkan media krayon secara maksimal. Setiap peserta tampak fokus dan bersemangat mencurahkan ide kreatif mereka dalam menghasilkan karya yang indah dan bermakna.

Peserta fokus menggambar kaligrafi. Take by: Selfa eka aryanti

Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mempererat tali silaturahmi antar siswa memperdalam kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman melalui seni kaligrafi. Suasana di Gedung H pun dipenuhi dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan dalam menyambut peringatan Maulid Nabi.

Lomba kaligrafi di SMKN 1 Sooko dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya menjadi ajang unjuk kreativitas dan keterampilan seni menulis indah, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi serta menguatkan nilai-nilai religius di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya dilatih untuk berkarya, tetapi juga diajak memahami bahwa seni kaligrafi merupakan wujud penghormatan terhadap Al-Qur’an dan budaya Islam.

Dengan terselenggaranya lomba ini, diharapkan semangat kebersamaan, kreativitas, serta kecintaan pada Rasulullah semakin tumbuh di hati seluruh warga SMKN 1 Sooko. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun berikutnya, sehingga tradisi positif ini tetap terjaga dan menjadi teladan bagi generasi muda.

 

| Feby tri natasya, Ninda ayu anisa

The post Lomba Kaligrafi meriahkan perayaan Maulid Nabi di SMKN 1 SOOKO first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2026/03/06/lomba-kaligrafi-meriahkan-perayaan-maulid-nabi-di-smkn-1-sooko-2/feed/ 0
Santri Bukan Hanya di Pesantren, Semangat Hari Santri Menyala di SMKN 1 SOOKO https://skanesasoo.com/2025/12/12/santri-bukan-hanya-di-pesantren-semangat-hari-santri-menyala-di-smkn-1-sooko/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=santri-bukan-hanya-di-pesantren-semangat-hari-santri-menyala-di-smkn-1-sooko https://skanesasoo.com/2025/12/12/santri-bukan-hanya-di-pesantren-semangat-hari-santri-menyala-di-smkn-1-sooko/#respond Fri, 12 Dec 2025 03:28:28 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1737 Skanesasoo.com | Mojokerto, 22 Oktober 2025. Suasana berbeda tampak di halaman SMKN 1 SOOKO pada...

The post Santri Bukan Hanya di Pesantren, Semangat Hari Santri Menyala di SMKN 1 SOOKO first appeared on Skanesasoo.

]]>
Skanesasoo.com | Mojokerto, 22 Oktober 2025. Suasana berbeda tampak di halaman SMKN 1 SOOKO pada tanggal 22 Oktober lalu. Seluruh siswa dan guru kompak mengenakan busana muslim yang rapi dan sopan, menandai peringatan Hari Santri Nasional yang berlangsung penuh khidmat dan makna. Bukan sekadar mengenang sejarah, kegiatan ini menjadi refleksi bahwa semangat santri dapat hidup di mana saja termasuk di lingkungan sekolah umum.

Hari Santri diperingati untuk mengenang peristiwa bersejarah Resolusi Jihad yang dikumandangkan oleh KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945 di Surabaya. Seruan itu membangkitkan semangat perjuangan para santri dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari penjajah. Bagi warga SMKN 1 SOOKO, momentum ini menjadi pengingat bahwa jiwa santri bukan hanya milik mereka yang mondok, tetapi juga milik setiap pelajar yang belajar dengan niat tulus dan disiplin. “Santri itu bukan hanya mereka yang mondok di pesantren, tetapi juga siapa saja yang belajar dengan ikhlas, disiplin, dan berjuang menuntut ilmu untuk kemaslahatan,”

ujar Bapak Faqih, guru agama di SMKN 1 SOOKO sekaligus alumni pondok pesantren, ketika ditemui di sela-sela kegiatan.

Menurut beliau, makna Hari Santri sangat relevan dengan kehidupan pelajar masa kini. Nilai-nilai seperti nasionalisme, keikhlasan, tanggung jawab, dan cinta tanah air harus menjadi dasar perilaku siswa dalam menuntut ilmu. Semangat itu juga terlihat saat seluruh siswa mengikuti kegiatan dengan tertib, penuh kebersamaan, dan menunjukkan adab hormat kepada guru.

Tokoh-tokoh santri seperti KH. Hasyim Asy’ari, KH. Ahmad Dahlan, dan KH. Agus Salim menjadi inspirasi nyata bagaimana seorang santri bukan hanya ahli agama, tetapi juga pejuang dan pembaharu bangsa. Keteladanan mereka mengajarkan pentingnya keseimbangan antara ilmu dan akhlak, antara pikiran dan pengabdian. Nilai-nilai tersebut juga menjadi cermin bagi pelajar di SMKN 1 SOOKO agar tak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kepedulian sosial yang kuat.

Dalam pandangan Bapak Faqih, semangat santri dapat diterapkan di sekolah umum melalui pembiasaan sederhana seperti datang tepat waktu, menjaga kebersihan, menolong teman tanpa pamrih, dan menghormati guru. “Nilai-nilai pesantren seperti hidup sederhana, mandiri, dan hormat kepada guru sangat cocok diterapkan di sekolah. Kalau itu dijalankan, suasana belajar akan jauh lebih bermakna,” tuturnya dengan penuh keyakinan.

Pesantren sendiri, lanjut beliau, memiliki peran besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sejak masa perjuangan kemerdekaan, pesantren bukan hanya tempat belajar agama, tetapi juga pusat pergerakan sosial dan moral. Kini, pesantren menjadi benteng yang menjaga nilai-nilai toleransi, persatuan, dan moderasi beragama di tengah masyarakat yang beragam. “Sekolah umum dan pesantren sebenarnya bisa saling melengkapi. Sekolah bisa meniru kedisiplinan dan etika dari pesantren, sementara pesantren bisa belajar metode pembelajaran modern dari sekolah. Keduanya sama-sama berjuang mencetak generasi berilmu dan berakhlak,” jelas Bapak Faqih.

Dalam kesempatan itu, beliau juga menanggapi isu yang sempat muncul di media mengenai Trans7 yang menyorot kehidupan santri secara negatif. “Media seharusnya berimbang dan bijak dalam menampilkan pesantren. Jangan menilai seluruh santri hanya dari satu kasus. Banyak santri yang justru berprestasi, kreatif, dan berjiwa nasionalis” tegasnya menutup wawancara.

Melalui peringatan Hari Santri ini, SMKN 1 SOOKO membuktikan bahwa semangat santri bisa hidup di mana pun. Dengan mengenakan busana muslim, siswa tidak hanya menunjukkan identitas religius, tetapi juga simbol kedisiplinan, kesederhanaan, dan tanggung jawab.

Semangat santri adalah semangat untuk belajar tanpa pamrih, berjuang tanpa lelah, dan menjaga akhlak di tengah kemajuan zaman. Inilah pesan yang dihidupkan di SMKN 1 SOOKO bahwa santri sejati bukan hanya yang tinggal di pesantren, tetapi siapa pun yang menyalakan cahaya ilmu dengan hati yang tulus.

 

|Ausyah Mutia

The post Santri Bukan Hanya di Pesantren, Semangat Hari Santri Menyala di SMKN 1 SOOKO first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2025/12/12/santri-bukan-hanya-di-pesantren-semangat-hari-santri-menyala-di-smkn-1-sooko/feed/ 0
Meneladani Cahaya Rasulullah di Era Gen-Z: Suara Bapak Faqih Suyuti, S.Pd. dalam Peringatan Maulid Nabi https://skanesasoo.com/2025/09/07/meneladani-cahaya-rasulullah-di-era-gen-z-suara-bapak-faqih-suyuti-s-pd-dalam-peringatan-maulid-nabi/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=meneladani-cahaya-rasulullah-di-era-gen-z-suara-bapak-faqih-suyuti-s-pd-dalam-peringatan-maulid-nabi https://skanesasoo.com/2025/09/07/meneladani-cahaya-rasulullah-di-era-gen-z-suara-bapak-faqih-suyuti-s-pd-dalam-peringatan-maulid-nabi/#respond Sun, 07 Sep 2025 05:24:35 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1537 Skanesasoo.com | Mojokerto, 4 September 2025, Jawa Timur. Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,...

The post Meneladani Cahaya Rasulullah di Era Gen-Z: Suara Bapak Faqih Suyuti, S.Pd. dalam Peringatan Maulid Nabi first appeared on Skanesasoo.

]]>
Skanesasoo.com | Mojokerto, 4 September 2025, Jawa Timur. Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, tim jurnalistik SMKN 1 Sooko melakukan wawancara eksklusif bersama Bapak Faqih Suyuti, S.Pd., selaku guru Pendidikan Agama Islam. Beliau memberikan tanggapan yang mendalam mengenai makna, tantangan, dan suasana kebersamaan dalam peringatan Maulid Nabi di sekolah.

Ketika ditanya bagaimana cara relevan bagi pelajar untuk meneladani akhlak Rasulullah di era modern, beliau menegaskan, “Yang pertama menggali informasi yang lebih mendalam melalui kitab maupun hadis dengan cara membaca dan memahami makna yang terkandung di dalam hadis tersebut agar kita sebagai generasi muda atau gen-Z mempunyai pengetahuan yang luas bagaimana cara meneladani akhlak Rasulullah di kehidupan sehari-hari kita, yang kedua mencari informasi di media sosial di era digitalisasi seperti ini penggunaan media sosial harus harus dioptimalkan untuk kegiatan yang lebih positif seperti mencari tau apa saja sifat dan perilaku rasulullah yang bisa kita teladani di era yang sangat modern seperti saat ini.”

 

Penjelasan Pak Faqih mengenai acara maulid nabi. Take by: Fitri Ariyanti

Mengenai kebersamaan yang tercipta melalui peringatan ini, beliau mengatakan, “Kebersamaan yang tercipta seperti tadi sangat luar biasa sekali, warga SMKN 1 SOOKO dalam perayaan maulid nabi kita isi dengan istighosah, pembacaan di’ba yang di ikuti oleh semua warga sekolah jadi vibes nya sangat hangat dan berkesan sekali.”

Dalam menjelaskan sejarah singkat Maulid Nabi, Bapak Faqih menyampaikan, “Nabi Muhammad lahir pada hari Senin, 12 Rabiul Awal tahun Gajah, yang bertepatan dengan 21 April 571 Masehi. Ia lahir di Mekah dari pasangan Aminah dan Abdullah, namun ayahnya meninggal dunia sebelum ia lahir. Kelahirannya terjadi setelah kemenangan Mekah atas pasukan gajah Raja Abraha, dan ditandai dengan cahaya dari rumah ibunya serta terjatuhnya berhala-berhala di seluruh dunia, menandakan akan datangnya era tauhid dan pemusnahan kemusyrikan. Tradisi Maulid Nabi berkembang dari pengenalan pembacaan shalawat dan tahlil menjadi berbagai ritual keagamaan dan budaya, seperti pengajian, kenduri, dan tradisi lokal yang beragam di Indonesia seperti Muludan, yang bertujuan mengenang kelahiran dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW serta memperkuat ikatan spiritual dan sosial umat Islam.”

Beliau juga menyoroti momen paling berkesan dari acara di sekolah, yaitu lomba adzan. “Menurut saya acara yang paling penting dan sangat berkesan bagi saya yaitu saat perlombaan adzan karena jarang sekali anak laki laki tampil dengan santun dan memukau di hadapan orang banyak soalnya biasanya itu anak laki laki pasif dalam kegiatan perlombaan. Tapi pas lihat penampilan mereka tadi saya sangat terkejut dan heran ternyata dibalik perilaku mereka yang agak bandel ternyata menyimpan rasa bangga tersendiri karena mereka berani tampil untuk adzan sekaligus mempunyai suara yang merdu. Ibarat kata menemukan mutiara indah dibalik bebatuan yang tajam.”

Tantangan dalam menanamkan keteladanan Rasulullah juga tak luput dari perhatian beliau. “Tantangan yang paling sulit dihadapi yaitu anak anak zaman sekarang itu minim berliterasi dan tidak suka mencari tahu apa yang belum mereka ketahui. Jadi krisis literasi sangat berbahaya bagi perkembangan sikap perilaku mereka karena mereka hanya menirukan perilaku yang ada dihadapan mereka tanpa mau membaca dan mencari tahu informasi yang lainnya.”

Argumen Guru Agama mengenai Maulid Nabi. Take by: Fitri Ariyanti

Ketika ditanya pesan Rasulullah yang relevan untuk kondisi bangsa Indonesia saat ini, beliau menegaskan, “Iya ada, salah satu pesan nabi dituangkan dalam Al Qur’an juga yaitu ‘wa’tasimu bi hablillah hi’jamiah walaa ta’qrabu’ artinya berpegang teguhlah kalian sekalian dengan tali Allah, semuanya umat muslim dan jangan terpecah belah. Karena zaman sekarang banyak orang memprovokasi hal hal yang tidak baik, Jadi jangan sekali-kali kalian terprovokasi dengan berita yang tidak benar adanya dan tetap berpegang teguh lah kepada Allah dan jangan sampai terpecah belah sesama bangsa sendiri.”

Mengenai peran guru PAI dalam menyukseskan acara ini, beliau menuturkan, “Sangat jauh sekali dari awal persiapan acara hingga acara selesai. Mulai dari pemberian ide ide untuk acara lomba, persiapan tempat lomba serta peraturan lomba, persiapan dewan juri untuk penilaian lomba, dan lain sebagainya.”

Perbedaan suasana tahun ini dibanding sebelumnya juga dijelaskan, “Perbedaan nya sangat mencolok sekali karena 2 tahun sebelumnya sekolah kita menghadirkan para pendakwah untuk memberikan tausiah kepada siswa siswi dan untuk tahun sekarang kita buat sedikit berbeda dari tahun tahun sebelumnya salah satu nya untuk penyegaran agar siswa tidak bosan. Dan juga sebagai wadah kreativitas dan kolaborasi antar sesama agar tercipta suasana gotong royong melalui berbagai perlombaan seperti tadi.”

Lebih dalam, beliau menyampaikan makna utama Maulid Nabi: “Lahirnya manusia terbaik di dunia. Makna mendalam dari maulid Nabi adalah lahirnya manusia terbaik di dunia, Nabi Muhammad SAW, yang membawa cahaya kebenaran, teladan akhlak mulia, serta rahmat bagi seluruh umat manusia.”

Sebagai penutup, beliau menitipkan harapan besar kepada generasi muda, “Yang pertama jangan malas membaca, jangan malas mencari sesuatu yang kredibel/bisa dipercaya kebenarannya serta jangan telan mentah-mentah informasi yang ada, dalam Agama Islam kita mempunyai suri tauladan yang paling terbaik diantara yang lain paling sempurna akhlak nya tiada tanding yaitu nabi Muhammad SAW yang bisa kita contoh dan amalkan akhlak serta sifat beliau dalam kehidupan sehari-hari kita”.

Peringatan Maulid Nabi di SMKN 1 SOOKO tahun ini bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi ruang belajar, renungan, dan kebersamaan yang hangat. Melalui pandangan Bapak Faqih Suyuti, S.Pd., kita diingatkan kembali bahwa Nabi Muhammad SAW adalah teladan sempurna yang harus dijadikan pedoman hidup, terutama oleh generasi muda. Harapannya, semangat literasi, persatuan, dan akhlak mulia yang beliau ajarkan dapat terus tumbuh dan melekat dalam diri setiap siswa, agar menjadi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan beriman.

 

|Ausyah Mutia, Nurul Qoeraidah, Fitri Ariyanti

The post Meneladani Cahaya Rasulullah di Era Gen-Z: Suara Bapak Faqih Suyuti, S.Pd. dalam Peringatan Maulid Nabi first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2025/09/07/meneladani-cahaya-rasulullah-di-era-gen-z-suara-bapak-faqih-suyuti-s-pd-dalam-peringatan-maulid-nabi/feed/ 0
Lomba Shalawat Perkusi dalam Rangka Peringatan Maulid Nabi di SMKN 1 SOOKO https://skanesasoo.com/2025/09/07/lomba-shalawat-perkusi-dalam-rangka-peringatan-maulid-nabi-di-smkn-1-sooko/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=lomba-shalawat-perkusi-dalam-rangka-peringatan-maulid-nabi-di-smkn-1-sooko https://skanesasoo.com/2025/09/07/lomba-shalawat-perkusi-dalam-rangka-peringatan-maulid-nabi-di-smkn-1-sooko/#respond Sun, 07 Sep 2025 03:51:45 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1530 Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, SMKN 1 Sooko menyelenggarakan lomba shalawat perkusi pada...

The post Lomba Shalawat Perkusi dalam Rangka Peringatan Maulid Nabi di SMKN 1 SOOKO first appeared on Skanesasoo.

]]>
Penampilan shalawat oleh masing masing kelas. Take by: Naila, Fitri

Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, SMKN 1 Sooko menyelenggarakan lomba shalawat perkusi pada hari Kamis, 4 September 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di panggung utama sekolah mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB dengan penuh semarak.

Acara ini diikuti oleh 15 kelas yang menampilkan kreativitas dan semangat kebersamaan melalui seni shalawat. Setiap kelas mengirimkan tim beranggotakan 8 siswa, terdiri atas 3 vokalis dan 5 pemain perkusi. Sesuai dengan ketentuan lomba, peserta tidak diperkenankan menggunakan alat musik Banjari. Sebagai gantinya, mereka diwajibkan menampilkan kreativitas dengan memanfaatkan berbagai barang sederhana, seperti bak mandi, kaleng, botol kaca, galon, dan media lain yang bisa menghasilkan irama khas. Hal ini diharapkan mampu menumbuhkan inovasi sekaligus memperkuat nilai kekompakan antar siswa.

Syair Shalawat merdu yang di lantunkan oleh para vokalis. Take by: Naila, Fitri.

Penilaian lomba dipercayakan kepada tiga guru Pendidikan Agama Islam yang bertindak sebagai juri. Mereka menilai berdasarkan aspek kekompakan, kreativitas, vokal, serta kesesuaian dengan syair shalawat. Suasana lomba semakin meriah karena setiap tim mendapatkan dukungan penuh dari teman sekelasnya yang memberi semangat dengan yel-yel positif dan sorakan penyemangat.

Satu hari sebelum pelaksanaan lomba, tepatnya pada Rabu, 3 September 2025, OSIS SMKN 1 Sooko terlebih dahulu mengadakan tahap seleksi. Seleksi ini dilakukan agar hanya tim terbaik dari setiap kelas yang layak tampil di panggung utama. Proses seleksi berjalan dengan lancar dan disambut antusias oleh seluruh peserta.

Kreatifitas para perkusi dalam lomba Shalawat. Take by: Naila, Fitri.

Salah satu peserta lomba, Meila dari kelas X DKV 1, menyampaikan rasa bangganya bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Menurut saya lomba shalawat perkusi ini sangat bermanfaat. Selain bisa menyalurkan kreativitas, kami juga belajar bekerja sama dan semakin semangat bershalawat. Rasanya luar biasa karena teman-teman satu kelas saling mendukung dan memberi semangat penuh,” ungkap Meila dengan penuh antusias.

Melalui kegiatan lomba shalawat perkusi ini, diharapkan para siswa dapat memperdalam kecintaan mereka kepada Rasulullah SAW, sekaligus melestarikan tradisi islami dalam bentuk yang kreatif dan menyenangkan. Selain itu, lomba ini juga menjadi wadah untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, kerja sama tim, dan semangat berkompetisi yang sehat di lingkungan sekolah.

 

| Ausyah Mutia Hanum

The post Lomba Shalawat Perkusi dalam Rangka Peringatan Maulid Nabi di SMKN 1 SOOKO first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2025/09/07/lomba-shalawat-perkusi-dalam-rangka-peringatan-maulid-nabi-di-smkn-1-sooko/feed/ 0
Lomba Tartil Al-Qur’an Semarakkan Maulid Nabi di SMKN 1 Sooko https://skanesasoo.com/2025/09/07/lomba-tartil-al-quran-semarakkan-maulid-nabi-di-smkn-1-sooko/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=lomba-tartil-al-quran-semarakkan-maulid-nabi-di-smkn-1-sooko https://skanesasoo.com/2025/09/07/lomba-tartil-al-quran-semarakkan-maulid-nabi-di-smkn-1-sooko/#respond Sun, 07 Sep 2025 03:22:34 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1525 Skanesasoo.com | Mojokerto, 4 September 2025 Jawa Timur — SMKN 1 Sooko Mojokerto menyelenggarakan lomba...

The post Lomba Tartil Al-Qur’an Semarakkan Maulid Nabi di SMKN 1 Sooko first appeared on Skanesasoo.

]]>
Lantunan Al-Quran merdu dari para peserta, Take by: Bagas, Bagus

Skanesasoo.com | Mojokerto, 4 September 2025 Jawa Timur — SMKN 1 Sooko Mojokerto menyelenggarakan lomba tartil Al-Qur’an pada Kamis (4/9/2025) sebagai rangkaian kegiatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara yang digelar di halaman panggung sekolah tersebut diikuti oleh perwakilan siswa dari berbagai jurusan dengan penuh antusiasme.

Kepala SMKN 1 Sooko dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi momentum penting untuk meneladani akhlak Rasulullah. Melalui lomba tartil, diharapkan siswa dapat meningkatkan kecintaan kepada Al-Qur’an sekaligus mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta Fokus untuk membacakan Ayat ayat Al-Quran. Take by: Bagas,Bagus,Isma, Sheika

Para peserta tampil dengan lantunan ayat suci yang merdu dan penuh penghayatan. Dewan juri menilai berdasarkan ketepatan tajwid, makhraj huruf, serta adab membaca. Suasana khidmat menyelimuti jalannya perlombaan, namun tetap meriah berkat dukungan dari teman-teman sekelas yang hadir memberikan semangat.

Pembacaan ayat suci Al-Quran oleh peserta, Take by: Isma, sheika

Salah satu peserta mengungkapkan kebahagiaannya bisa ikut berpartisipasi. “Kegiatan ini memberi saya pengalaman berharga dan membuat saya semakin termotivasi untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an,” ujar  Cika XI MP 1

 

Dengan terselenggaranya lomba tartil ini, SMKN 1 Sooko berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam keimanan dan berakhlak mulia.

| Firlia Ayu Hermayanti

The post Lomba Tartil Al-Qur’an Semarakkan Maulid Nabi di SMKN 1 Sooko first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2025/09/07/lomba-tartil-al-quran-semarakkan-maulid-nabi-di-smkn-1-sooko/feed/ 0
Tanggapan Pembina Pramuka SMKN 1 SOOKO Mojokerto tentang Sejarah dan Perkembangan Pramuka di Sekolah https://skanesasoo.com/2025/08/16/tanggapan-pembina-pramuka-smkn-1-sooko-mojokerto-tentang-sejarah-dan-perkembangan-pramuka-di-sekolah/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=tanggapan-pembina-pramuka-smkn-1-sooko-mojokerto-tentang-sejarah-dan-perkembangan-pramuka-di-sekolah https://skanesasoo.com/2025/08/16/tanggapan-pembina-pramuka-smkn-1-sooko-mojokerto-tentang-sejarah-dan-perkembangan-pramuka-di-sekolah/#respond Sat, 16 Aug 2025 15:17:00 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1469 Skanesasoo.com | 14 Agustus 2025 Mojokerto, Jawa Timur. Gerakan Pramuka menjadi salah satu wadah penting...

The post Tanggapan Pembina Pramuka SMKN 1 SOOKO Mojokerto tentang Sejarah dan Perkembangan Pramuka di Sekolah first appeared on Skanesasoo.

]]>
Skanesasoo.com | 14 Agustus 2025 Mojokerto, Jawa Timur. Gerakan Pramuka menjadi salah satu wadah penting dalam membentuk karakter generasi muda di Indonesia. Di SMKN 1 SOOKO Mojokerto, kegiatan Pramuka tidak hanya sekadar menjadi ekstrakurikuler wajib, melainkan juga bagian dari upaya menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan kepada siswa. Dalam sebuah wawancara, Pembina Pramuka SMKN 1 SOOKO Mojokerto, Bapak Wartono, S.Pd, memberikan tanggapannya mengenai sejarah berdirinya Pramuka, perkembangan jumlah peserta, serta strategi agar kegiatan Pramuka di sekolah semakin maju.

Ketika ditanya mengenai alasan peringatan Hari Pramuka dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus, Bapak Wartono menjelaskan bahwa tanggal tersebut memiliki makna historis yang penting. Beliau menyampaikan bahwa pada 14 Agustus 1961, Presiden Soekarno secara resmi memperkenalkan Gerakan Pramuka kepada masyarakat Indonesia. Gerakan Pramuka dibentuk sebagai wadah tunggal yang menyatukan berbagai organisasi kepanduan yang ada sebelumnya. Pada momen tersebut, Presiden Soekarno menyerahkan Panji Gerakan Pramuka kepada Sri Sultan Hamengkubuwono IX yang kemudian menjadi Ketua Kwartir Nasional pertama. Ribuan anggota Pramuka melakukan pawai dan defile di Jakarta sebagai simbol pengenalan Gerakan Pramuka kepada masyarakat luas. Sejak saat itu, tanggal 14 Agustus ditetapkan sebagai Hari Pramuka dan diperingati setiap tahun sebagai hari lahirnya Gerakan Pramuka di Indonesia. Hari Pramuka menjadi momen penting untuk merayakan dan mengenang sejarah gerakan kepanduan di Indonesia, serta memperkuat semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme di kalangan generasi muda.

Bapak Wartono juga menekankan bagaimana cara memotivasi siswa agar tetap aktif dalam kegiatan Pramuka. Menurutnya, salah satu langkah yang efektif adalah dengan menekankan nilai-nilai penting yang terkandung di dalam gerakan Pramuka. Selain itu, kegiatan pertemuan dibuat lebih menyenangkan, misalnya melalui hasta karya maupun teknologi tepat guna. Latihan keterampilan seperti tali-temali juga diberikan agar siswa mampu menggunakannya di keadaan darurat, contohnya dalam pembuatan tandu kecemasan. Dengan metode yang bervariasi dan aplikatif, siswa tidak hanya bersemangat mengikuti kegiatan, tetapi juga memahami manfaat nyata dari kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.

Mengenai perkembangan minat siswa terhadap Pramuka, Bapak Wartono menjelaskan bahwa pada awal berdirinya Pramuka di SMKN 1 SOOKO Mojokerto, sekitar 30 persen siswa mengikuti kegiatan ini. Jumlah tersebut meningkat sekitar 20 persen dari tahun ke tahun hingga mencapai 90 persen. Seiring dengan diberlakukannya peraturan baru yang menjadikan Pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib, kini 100 persen siswa di sekolah tersebut aktif mengikuti kegiatan Pramuka. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya keberadaan Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter di kalangan pelajar.

take by : Meila Lailatul Fitriya

Untuk menjadikan Pramuka di SMKN 1 SOOKO Mojokerto semakin maju dan mampu bersaing dengan sekolah lain, strategi yang ditempuh adalah dengan mendorong anggota dewan ambalan mengikuti berbagai perlombaan. Sekolah ini pernah meraih prestasi pada ajang Raimuna dan Jambore tingkat kecamatan, serta aktif berpartisipasi dalam lomba senam dan kegiatan Wirakarya. Melalui keterlibatan dalam lomba-lomba tersebut, para siswa tidak hanya mengasah kemampuan, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri dan memperluas pengalaman.

Lebih lanjut, Bapak Wartono menjelaskan tingkatan Pramuka di tingkat SMK. Tahapan pertama adalah Penerimaan Tamu Ambalan atau PTA yang wajib diikuti oleh siswa baru. Setelah melewati PTA, siswa dapat melanjutkan ke tingkat Penegak Bantara pada kelas XI. Sebelum dilantik, para peserta harus memenuhi persyaratan tertentu, antara lain mengisi buku Syarat Kecakapan Umum dengan tanda tangan pembimbing, serta mengikuti perkemahan selama dua hari. Prosesi pelantikan dilakukan melalui upacara wajib disertai pengucapan janji dan penyematan tanda kenaikan sebagai bukti pengukuhan sebagai Penegak Bantara.

Pada tingkat berikutnya, siswa kelas XII dapat melanjutkan ke tingkatan Penegak Laksana. Untuk mencapai level ini, peserta wajib mengikuti perkemahan, lomba pembuatan pionering, serta menguasai keterampilan seperti semaphore, sandi Pramuka, Dasa Darma, dan Tri Satya. Setelah menyelesaikan rangkaian persyaratan tersebut, pelantikan dilakukan dengan upacara resmi, sama halnya seperti pada tingkat Bantara. Dengan proses yang bertahap ini, siswa benar-benar ditempa dalam kedisiplinan, keterampilan, dan nilai kebersamaan.

Melalui berbagai tahapan pembinaan tersebut, Pramuka di SMKN 1 SOOKO Mojokerto tidak hanya menjadi kegiatan ekstrakurikuler biasa, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan yang kuat. Bapak Wartono berharap ke depan Pramuka di sekolah ini terus berkembang, menghasilkan generasi yang tangguh, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan zaman dengan semangat kebersamaan dan nasionalisme.

 

| Ausyah Mutia, Naila Karenda,, alaysia,, sheika, Ninda

The post Tanggapan Pembina Pramuka SMKN 1 SOOKO Mojokerto tentang Sejarah dan Perkembangan Pramuka di Sekolah first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2025/08/16/tanggapan-pembina-pramuka-smkn-1-sooko-mojokerto-tentang-sejarah-dan-perkembangan-pramuka-di-sekolah/feed/ 0
Merayakan Idul fitri dengan Kesederhanaan dan Kebersamaan di SMKN 1 SOOKO  https://skanesasoo.com/2025/07/23/merayakan-idul-fitri-dengan-kesederhanaan-dan-kebersamaan-di-smkn-1-sooko/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=merayakan-idul-fitri-dengan-kesederhanaan-dan-kebersamaan-di-smkn-1-sooko https://skanesasoo.com/2025/07/23/merayakan-idul-fitri-dengan-kesederhanaan-dan-kebersamaan-di-smkn-1-sooko/#respond Wed, 23 Jul 2025 05:47:41 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1399 Skanesasoo.com|Mojokerto, 8 April 2025, Jawa Timur. Dalam semangat saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi, SMKN...

The post Merayakan Idul fitri dengan Kesederhanaan dan Kebersamaan di SMKN 1 SOOKO  first appeared on Skanesasoo.

]]>
Skanesasoo.com|Mojokerto, 8 April 2025, Jawa Timur. Dalam semangat saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi, SMKN 1 SOOKO menggelar kegiatan peringatan Hari Raya Idul fitri di lapangan upacara sekolah. Kegiatan dimulai pukul 06.45 WIB dengan apel pagi, diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf sekolah.

Setelah apel selesai, suasana berubah hangat dan penuh kekeluargaan saat seluruh warga sekolah saling bersalaman. Barisan siswa tertib menyalami para guru dan teman sebaya dengan senyum tulus, mencerminkan makna Idulfitri yang sesungguhnya: saling memaafkan dan menyucikan hati. Momen ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antarsesama warga sekolah. Setelah kegiatan bersalaman selesai, para siswa kembali ke kelas masing-masing untuk melanjutkan proses pembelajaran seperti biasa.

Beragam tanggapan positif datang dari para siswa. Fitri kelas XI DKV 1 mengungkapkan bahwa momen seperti ini sangat ia nantikan, karena bisa meminta maaf secara langsung kepada guru maupun teman-teman. “Jarang sekali kita punya kesempatan seperti ini di luar momen Lebaran. Rasanya benar-benar damai dan ringan setelah saling bermanfaat” ungkapnya.

Naila siswi kelas XI AKL 1, menyampaikan bahwa kegiatan ini sederhana tapi sangat menyentuh. “Saya merasa lebih dekat dengan guru-guru setelah bersalaman. Biasanya kita hanya bertemu di kelas, tapi hari ini terasa lebih personal dan kekeluargaan sekali,” ujarnya. Sementara itu, Azzahra dari kelas XII AKL 1 menilai bahwa kegiatan ini sangat positif karena tetap menghormati momen keagamaan tanpa mengganggu kegiatan belajar. “Saya suka konsepnya. Singkat tapi berkesan, dan tidak membuang waktu. Justru ini memperkuat karakter kita sebagai pelajar yang tetap menjunjung nilai spiritual dan disiplin,” katanya.

Secara keseluruhan, kegiatan peringatan Idul fitri di SMKN 1 SOOKO tahun ini berlangsung dengan lancar, penuh makna, dan mampu menghadirkan suasana damai di tengah kesibukan sekolah. Momen ini menjadi bukti bahwa perayaan hari besar keagamaan bisa dihadirkan secara sederhana namun tetap meninggalkan kesan mendalam, memperkuat nilai karakter, serta menumbuhkan rasa hormat dan kebersamaan di lingkungan sekolah.

 

| Ausyah Mutia Hanum

The post Merayakan Idul fitri dengan Kesederhanaan dan Kebersamaan di SMKN 1 SOOKO  first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2025/07/23/merayakan-idul-fitri-dengan-kesederhanaan-dan-kebersamaan-di-smkn-1-sooko/feed/ 0