Pendidikan - Skanesasoo https://skanesasoo.com SMKN 1 Sooko Fri, 06 Mar 2026 14:50:15 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 Perdana, Ka’bah Pindah ke Lapangan Skanesasoo! https://skanesasoo.com/2026/03/06/perdana-kabah-pindah-ke-lapangan-skanesasoo/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=perdana-kabah-pindah-ke-lapangan-skanesasoo https://skanesasoo.com/2026/03/06/perdana-kabah-pindah-ke-lapangan-skanesasoo/#respond Fri, 06 Mar 2026 14:50:15 +0000 https://skanesasoo.com/?p=448 Skanesasoo.com | Mojokerto, Jawa Timur — SMKN 1 Sooko adakan Manasik Umroh perdana pada 17...

The post Perdana, Ka’bah Pindah ke Lapangan Skanesasoo! first appeared on Skanesasoo.

]]>
Skanesasoo.com | Mojokerto, Jawa Timur — SMKN 1 Sooko adakan Manasik Umroh perdana pada 17 Februari 2023 di lapangan belakang sekolah.

Manasik Umrah yaitu peragaan atau simulasi tata cara pelaksanaan ibadah umrah secara menyeluruh yang diberikan kepada calon jamaah.

Pada buku pelajaran PAI kelas 10, terdapat bab yang membahas mengenai Haji dan Umrah. Bila diajarkan teori saja, peserta didik hanya dapat membayangkan sehingga lebih sulit memahami materi. Lain halnya jika pembelajaran tersebut diwujudkan melalui praktek langsung di lapangan.

 

Inilah yang dilakukan SMKN 1 Sooko. Manasik umrah diadakan di lapangan belakang sekolah dengan seluruh siswa siswi kelas 10 sebagai jamaah. Tahun ini adalah pertama kalinya manasik umrah dilaksanakan di Skanesasoo, setelah sempat tertunda 2 tahun karena pandemi.

Supaya bisa lebih merasakan suasana saat di Baitullah, SMKN 1 Sooko juga menyiapkan properti atau miniatur Ka’bah lengkap dengan miniatur tempat batu hajar aswad berada.

 

Pukul 07.00, pelaksanaan manasik dimulai dengan gladi bersih untuk menyatukan presepsi agar kegiatan berjalan lancar dan menghindari miss komunikasi. Peserta didik juga sudah mengenakan pakaian ihram bagi siswa dan pakaian/gamis putih bagi siswi saat gladi bersih dimulai.

Siswa siswi diarahkan bagaimana urutan perjalanan dan tempat tempat yang akan dilalui saat manasik dimulai nanti. Seperti tempat dimana mereka akan mengambil miqat, tata cara perputaran saat thawaf, dan rute perjalanan Sa’i. Pada tempat tertentu juga diberikan penanda letak bukit Shofa dan bukit Marwah, pilar hijau, dan penanda rukun Yamani.

Sekitar pukul 08.00, gladi bersih selesai dan manasik pun dimulai. Jika saat gladi bersih para guru memimpin peserta didik melaksanakan setiap rukun umrah, maka pada saat manasik dimulai, para guru berganti peran menjadi jamaah yang hanya mengikuti peserta didik melaksanakan serangkaian rukun umrah hingga akhir.

Dikarenakan keterbatasan tempat, manasik dilakukan dengan membagi peserta didik menjadi dua kelompok. Dimana di tiap kelompoknya terdapat para siswa yang memimpin jamaah wanita. Manasik diawali dengan mengambil miqat dan mengucapkan niat, kemudian dilanjutkan dengan thawaf, yakni berputar mengelilingi ka’bah sebanyak 7 kali melawan arah jarum jam.

Sa’i yaitu perjalananan bolak-balik dari bukit Shofa dan bukit Marwah, juga dilakukan dengan rute yang sama saat gladi bersih berlangsung, rukun terakhir adalah tahallul, yakni memotong beberapa helai rambut dengan gunting yang sebelumnya telah disiapkan masing-masing oleh setiap kelas.

Acara ditutup dengan sedikit evaluasi serta harapan agar di tahun tahun selanjutnya, kegiatan manasik dapat kembali dilaksanakan dengan memperbaiki kesalahan yang terjadi tahun ini.

The post Perdana, Ka’bah Pindah ke Lapangan Skanesasoo! first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2026/03/06/perdana-kabah-pindah-ke-lapangan-skanesasoo/feed/ 0
Lomba Kaligrafi meriahkan perayaan Maulid Nabi di SMKN 1 SOOKO https://skanesasoo.com/2026/03/06/lomba-kaligrafi-meriahkan-perayaan-maulid-nabi-di-smkn-1-sooko-2/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=lomba-kaligrafi-meriahkan-perayaan-maulid-nabi-di-smkn-1-sooko-2 https://skanesasoo.com/2026/03/06/lomba-kaligrafi-meriahkan-perayaan-maulid-nabi-di-smkn-1-sooko-2/#respond Fri, 06 Mar 2026 13:56:00 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1543 Skanesasoo.com | Mojokerto, 4 September 2025, Jawa Timur. Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,...

The post Lomba Kaligrafi meriahkan perayaan Maulid Nabi di SMKN 1 SOOKO first appeared on Skanesasoo.

]]>
Skanesasoo.com | Mojokerto, 4 September 2025, Jawa Timur. Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, SMKN 1 Sooko menyelenggarakan lomba kaligrafi sebagai salah satu kegiatan bernuansa islami. Lomba ini diikuti oleh para peserta perwakilan kelas, masing-masing kelas mengirimkan tiga orang wakil setiap kelas,mulai dari kelas X hingga kelas XII.

Berbeda dengan lomba biasanya yang ditonton banyak siswa, perlombaan ini berlangsung dengan suasana khidmat dan tenang. Di dalam ruangan hanya terdapat para peserta lomba dan dewan juri, tanpa penonton. Hal ini bertujuan agar peserta dapat lebih fokus dalam menyalurkan bakat dan kreativitas mereka melalui seni menulis indah kaligrafi, serta menjaga ketertiban jalannya lomba.

Suasana tenang saat perlombaan dimulai. Take by: Illyn naraya zazurro

SMKN 1 Sooko menggelar Lomba Kaligrafi yang berlangsung meriah di Gedung H, tepatnya ruang H1, H2 dan H3. Lomba ini diadakan untuk memupuk kreativitas siswa dalam seni tulis indah sekaligus mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa-siswi SMK Negeri 1 Sooko kelas 10 sampai dengan kelas 12, yang antusias menunjukkan bakat mereka dalam menghias ayat-ayat suci dengan sentuhan seni.

Lomba dimulai pukul 09.30 dan berakhir pada pukul 11.30, dengan durasi waktu selama dua jam. Peserta ditantang untuk menciptakan karya kaligrafi menggunakan krayon secara murni, tanpa boleh menggunakan pensil warna maupun spidol. Aturan ini bertujuan untuk mengasah keterampilan dan kreativitas peserta dalam memanfaatkan media krayon secara maksimal. Setiap peserta tampak fokus dan bersemangat mencurahkan ide kreatif mereka dalam menghasilkan karya yang indah dan bermakna.

Peserta fokus menggambar kaligrafi. Take by: Selfa eka aryanti

Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mempererat tali silaturahmi antar siswa memperdalam kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman melalui seni kaligrafi. Suasana di Gedung H pun dipenuhi dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan dalam menyambut peringatan Maulid Nabi.

Lomba kaligrafi di SMKN 1 Sooko dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya menjadi ajang unjuk kreativitas dan keterampilan seni menulis indah, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi serta menguatkan nilai-nilai religius di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya dilatih untuk berkarya, tetapi juga diajak memahami bahwa seni kaligrafi merupakan wujud penghormatan terhadap Al-Qur’an dan budaya Islam.

Dengan terselenggaranya lomba ini, diharapkan semangat kebersamaan, kreativitas, serta kecintaan pada Rasulullah semakin tumbuh di hati seluruh warga SMKN 1 Sooko. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun berikutnya, sehingga tradisi positif ini tetap terjaga dan menjadi teladan bagi generasi muda.

 

| Feby tri natasya, Ninda ayu anisa

The post Lomba Kaligrafi meriahkan perayaan Maulid Nabi di SMKN 1 SOOKO first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2026/03/06/lomba-kaligrafi-meriahkan-perayaan-maulid-nabi-di-smkn-1-sooko-2/feed/ 0
Kunjungan Industri Jurusan DKV ke CPC Studio sebagai Pengenalan Dunia Industri Kreatif https://skanesasoo.com/2026/02/09/kunjungan-industri-jurusan-dkv-ke-cpc-studio-sebagai-pengenalan-dunia-industri-kreatif/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kunjungan-industri-jurusan-dkv-ke-cpc-studio-sebagai-pengenalan-dunia-industri-kreatif https://skanesasoo.com/2026/02/09/kunjungan-industri-jurusan-dkv-ke-cpc-studio-sebagai-pengenalan-dunia-industri-kreatif/#respond Mon, 09 Feb 2026 13:42:03 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1861 —Mojokerto, 29 Januari 2026. SMKN 1 Sooko mengadakan acara kunjungan industri bagi seluruh kelas XI....

The post Kunjungan Industri Jurusan DKV ke CPC Studio sebagai Pengenalan Dunia Industri Kreatif first appeared on Skanesasoo.

]]>
—Mojokerto, 29 Januari 2026. SMKN 1 Sooko mengadakan acara kunjungan industri bagi seluruh kelas XI. Kunjungan ini membutuhkan hingga 9 bus untuk berangkat. Kunjungan ini bertujuan sebagai pembekalan bagi kelas XI untuk masuk dunia industri nantinya. Salah satu bentuk kegiatan tersebut adalah kunjungan industri jurusan DKV ke CPC Studio di Yogyakarta.

Kegiatan kunjungan industri ke CPC Studio diikuti oleh seluruh siswa kelas XI jurusan DKV beserta guru pendamping. CPC Studio itu sendiri merupakan tempat yang bergerak dalam bidang industri kreatif, khususnya dalam bidang fotografi.

Para siswa DKV tiba di CPC Studio pada pukul 09.00, mereka datang dengan semangat antusias yang tinggi, setelah itu mereka pun disambut dengan ramah oleh pihak studio itu sendiri. Disana, mereka memiliki narasumber yang bernama Jhonny Hendarta, seorang fotografer profesional yang sudah melakukan perjalanan ke berbagai negara untuk fotografi, Pak Jhonny Hendarta juga seorang dosen di ISI Yogyakarta.

Kunjungan Industri jurusan DKV dimulai dengan Pak Jhonny menjelaskan berbagai karya yang telah dipajang di studionya. Setelah itu, Pak Jhonny menjelaskan Sejarah studio, lalu dilanjutkan penjelasan teknik fotografi yang paling dasar. Pak Jhonny menjelaskan bahwa “fotografi merupakan melukis dengan cahaya.”

Selain pengenalan Studio yang dimilikinya, Pak Jhonny juga menceritakan tentang perjalanan hidupnya dalam dunia fotografi. Dimulai dari sewa ruangan 6 x 8 m untuk memulai usahanya, hingga memiliki studio sendiri seperti saat ini. Hal ini memberikan banyak inspirasi dan semangat baru bagi Siswa DKV yang mendengarkan disana.

 

| Nurul Qoeraidah, Fitri Ariyanti

The post Kunjungan Industri Jurusan DKV ke CPC Studio sebagai Pengenalan Dunia Industri Kreatif first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2026/02/09/kunjungan-industri-jurusan-dkv-ke-cpc-studio-sebagai-pengenalan-dunia-industri-kreatif/feed/ 0
JURNALISTIK SKANESASOO RAYAKAN HARI PERS NASIONAL DENGAN TEMA MENJAGA KEBEBASAN PERS DI TENGAH TEKANAN DIGITAL https://skanesasoo.com/2026/02/09/jurnalistik-skanesasoo-rayakan-hari-pers-nasional-dengan-tema-menjaga-kebebasan-pers-di-tengah-tekanan-digital/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=jurnalistik-skanesasoo-rayakan-hari-pers-nasional-dengan-tema-menjaga-kebebasan-pers-di-tengah-tekanan-digital https://skanesasoo.com/2026/02/09/jurnalistik-skanesasoo-rayakan-hari-pers-nasional-dengan-tema-menjaga-kebebasan-pers-di-tengah-tekanan-digital/#respond Mon, 09 Feb 2026 09:17:43 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1856

The post JURNALISTIK SKANESASOO RAYAKAN HARI PERS NASIONAL DENGAN TEMA MENJAGA KEBEBASAN PERS DI TENGAH TEKANAN DIGITAL first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2026/02/09/jurnalistik-skanesasoo-rayakan-hari-pers-nasional-dengan-tema-menjaga-kebebasan-pers-di-tengah-tekanan-digital/feed/ 0
Langkah Pahlawan Muda Gemparkan warga sekolah. Semangat Berani Tampil dalam Lomba Fashion Show https://skanesasoo.com/2025/12/12/langkah-pahlawan-muda-gemparkan-warga-sekolah-semangat-berani-tampil-dalam-lomba-fashion-show/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=langkah-pahlawan-muda-gemparkan-warga-sekolah-semangat-berani-tampil-dalam-lomba-fashion-show https://skanesasoo.com/2025/12/12/langkah-pahlawan-muda-gemparkan-warga-sekolah-semangat-berani-tampil-dalam-lomba-fashion-show/#respond Fri, 12 Dec 2025 08:15:02 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1761 Skanesasoo.com | Mojokerto, 25/11/2025, Jawa Timur. SMKN 1 Sooko kembali menghadirkan gebrakan penuh kreativitas melalui...

The post Langkah Pahlawan Muda Gemparkan warga sekolah. Semangat Berani Tampil dalam Lomba Fashion Show first appeared on Skanesasoo.

]]>
Skanesasoo.com | Mojokerto, 25/11/2025, Jawa Timur. SMKN 1 Sooko kembali menghadirkan gebrakan penuh kreativitas melalui Lomba Fashion Show Pahlawan, yang digelar pada 25 November 2025 di Lapangan Upacara SMKN 1 Sooko. Kegiatan ini menjadi bagian dari kemeriahan peringatan Hari Guru sekaligus wahana bagi siswa untuk mengekspresikan nilai kepahlawanan dalam bentuk penampilan, busana, dan drama singkat yang sarat makna. Lomba berlangsung dari pukul 08.00 hingga 13.00 WIB, diikuti oleh perwakilan peserta dari seluruh kelas dengan dukungan penuh dari para suporter.

Setiap kelas mengirimkan dua perwakilan, terdiri dari satu peserta laki-laki dan satu perempuan, yang tampil memukau dengan busana pahlawan Indonesia. Sementara itu, seluruh penonton yang memenuhi lapangan diwajibkan mengenakan seragam abu-putih lengkap, sehingga menciptakan suasana tertib, rapi, dan penuh semangat peringatan Hari Guru. Para peserta bersiap di Gedung A7 sebagai basecamp, tempat mereka melakukan rias, briefing, serta pematangan konsep sebelum tampil di atas panggung.

Pelaksanaan lomba mengikuti ketentuan ketat yang telah ditetapkan panitia. Setiap peserta wajib menampilkan busana bertema pahlawan, menggunakan backsound yang serasi, serta menyertakan adegan drama pendek yang mendukung alur penampilan. Durasi maksimal penampilan adalah tujuh menit, dan seluruh konsep wajib bebas dari unsur SARA. Peserta diperbolehkan memakai riasan wajah selama kegiatan, namun diwajibkan segera membersihkannya setelah lomba berakhir. Suasana lapangan semakin meriah dengan hadirnya para suporter yang memberi dukungan penuh melalui sorakan, tepuk tangan, serta yel-yel penyemangat bagi teman-teman mereka.

Penilaian dilakukan secara profesional oleh tiga juri, masing-masing berasal dari guru DPB, guru TKKR, dan pembina ekstrakurikuler fashion. Ketiganya berada di atas panggung utama untuk menilai secara objektif aspek kreativitas busana, keserasian penampilan, ekspresi drama, penguasaan panggung, serta kemampuan peserta dalam membawakan karakter pahlawan yang mereka representasikan.

Di antara banyak peserta yang tampil, salah satu yang menarik perhatian adalah Refano dari kelas X DKV 1. Dalam wawancaranya bersama tim Journalisasoo ia menceritakan perjalanan dan tantangan yang ia hadapi selama persiapan lomba. Menurutnya, beberapa hambatan cukup menguji mental dan kreativitas.

“tantangan nya sebenarnya keterpaksaan dan pendeknya hari latihan , lalu saya sendiri mengalami masalah yang lumayan besar yaitu pasangan saya tidak masuk lalu saya belum membuat konsep drama, tapi akhirnya kita sekelas saling bantu dan saling beri ide untuk memecahkan masalahnya,” ungkap Refano.

Dalam penampilannya, Refano juga membawa pesan moral penting yang ingin ia sampaikan kepada penonton. Ia menjelaskan bahwa setiap drama yang dimainkan memiliki nilai yang bermakna.

“mungkin tidak salah jika dia musuh mu tapi jika dia sudah mengaku salah dan berani bertanggung jawab bisa kita maaf kan, lalu beranilah bertanggung jawab atas apa yang kamu lakukan” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai dampak lomba terhadap kemampuan dan percaya dirinya, Refano memberikan jawaban yang jujur dan cukup reflektif. “kalau membantu mungkin sedikit untuk saya dikarenakan dulu juga pernah mengikuti kegiatan seperti itu alhasil saya sudah terbiasa, namun untuk pasangan saya dia baru pertama kali mungkin setelah ini dia lebih percaya diri,” tambahnya.

Lomba Fashion Show Pahlawan SMKN 1 Sooko 2025 tidak hanya menjadi ajang tampil bergaya, tetapi juga sarana pembelajaran bagi peserta untuk memahami nilai perjuangan, kerja sama, dan keberanian mengambil tanggung jawab. Acara ini membuktikan bahwa kreativitas siswa dapat menjadi medium untuk menyuarakan rasa hormat kepada para pahlawan bangsa, sekaligus memperkuat karakter dan kepercayaan diri generasi muda.

Dengan dukungan seluruh warga sekolah dan antusiasme para peserta serta suporter, kegiatan ini berjalan sukses, meriah, dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh yang hadir. Semangat kepahlawanan tampak nyata pada setiap langkah di panggung menjadikannya momen yang membakar motivasi dan inspirasi bagi seluruh siswa SMKN 1 Sooko.

 

|Amelia, Aira, Ausyah

The post Langkah Pahlawan Muda Gemparkan warga sekolah. Semangat Berani Tampil dalam Lomba Fashion Show first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2025/12/12/langkah-pahlawan-muda-gemparkan-warga-sekolah-semangat-berani-tampil-dalam-lomba-fashion-show/feed/ 0
Arena Kata yang Membara. Adu Argumentasi dalam Lomba Debat 2025 Mengguncang Gedung F1–F2  https://skanesasoo.com/2025/12/12/arena-kata-yang-membara-adu-argumentasi-dalam-lomba-debat-2025-mengguncang-gedung-f1-f2/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=arena-kata-yang-membara-adu-argumentasi-dalam-lomba-debat-2025-mengguncang-gedung-f1-f2 https://skanesasoo.com/2025/12/12/arena-kata-yang-membara-adu-argumentasi-dalam-lomba-debat-2025-mengguncang-gedung-f1-f2/#respond Fri, 12 Dec 2025 08:07:06 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1759 Skanesasoo.com | Mojokerto, 25 November 2025,Jawa Timur. SMKN 1 SOOKO menggelar Lomba Debat dalam rangkaian...

The post Arena Kata yang Membara. Adu Argumentasi dalam Lomba Debat 2025 Mengguncang Gedung F1–F2  first appeared on Skanesasoo.

]]>
Skanesasoo.com | Mojokerto, 25 November 2025,Jawa Timur. SMKN 1 SOOKO menggelar Lomba Debat dalam rangkaian peringatan Hari Guru dan Bulan Bahasa 2025 kembali menghadirkan atmosfer kompetitif yang membakar semangat para peserta. Acara yang berlangsung pada 25 November 2025 ini digelar di Gedung F1 dan F2, dimulai pukul 08.00 hingga 14.30 WIB, dengan seluruh peserta mengenakan seragam abu-putih lengkap dan rapi. Dengan penampilan formal dan penuh wibawa, setiap peserta menunjukkan kesiapan mereka dalam beradu gagasan secara sportif.

Sebelum memasuki ruangan, peserta diwajibkan melakukan registrasi serta pengambilan nomor antrian, memastikan pelaksanaan lomba berlangsung tertib dan terstruktur. Pada H-1, panitia OSIS dan Bu filda mengadakan technical meeting untuk memberikan arahan dan memastikan seluruh peserta memahami aturan agar perlombaan berjalan lancar. Pada hari perlombaan, pihak OSIS juga menjadi pemimpin jalannya acara sekaligus pengawas, termasuk dalam proses pengacakan tema debat serta penentuan lawan, yang dilakukan melalui sistem spin sehingga bersifat acak dan adil.

Rangkaian debat

Lomba debat ini dinilai langsung oleh Bu Filda, guru Bahasa Indonesia, yang menilai para peserta secara komprehensif berdasarkan satu rangkaian penilaian yang mencakup ketepatan materi, relevansi argumen, kedalaman analisis, kejelasan penyampaian, penggunaan bahasa, penguasaan waktu, ekspresi dan gestur, strategi menghadapi lawan, kemampuan menyusun counter-argument, serta kekompakan kerja sama tim. Setiap aspek penilaian ini digabungkan sebagai standar penentuan kualitas penyampaian argumen dan profesionalitas debat dari tiap tim.

Struktur perlombaan menetapkan bahwa satu tim terdiri dari tiga anggota, terbagi menjadi kubu afirmasi dan oposisi. Setiap peserta mendapat waktu 1 menit untuk teknik netral (argumen utama) dan 2 menit untuk teknik rebutal, sebelum ditutup dengan segmen penyimpulan oleh masing-masing tim. Aturan lainnya menegaskan larangan keras terhadap penggunaan intimidasi, emosi berlebihan, data tidak relevan, serangan pribadi, maupun bahasa ofensif menegakkan prinsip debat etis dan beradab.

Salah satu peserta yang memberikan penampilan kuat dalam lomba ini adalah Ausyah bersama Cika dan Cantika dari kelas XI MP 1. Dalam sesi wawancara, mereka menjelaskan tantangan yang harus dihadapi selama persiapan. Mereka mengungkapkan, “Waktu perlombaan yang mepet jadi persiapannya belum matang sempurna, tema debat yang berat, peraturan lomba berubah-ubah, dan lawan yang signifikan berat. Cara mengatasinya yaitu mencari sumber data yang jelas untuk memperkuat argumen kami saat debat nanti, melihat strategi lawan seperti apa, dan percaya diri.”

Melalui penampilannya, tim ini berharap dapat menyampaikan pesan yang menginspirasi para penonton. Mereka berkata, “Kalau saya bisa ikut lomba debat dengan percaya diri, menunjukkan kemampuan saya berpikir kritis.”

Mengenai pengalaman mengikuti lomba, tim memberikan jawaban yang menunjukkan antusiasme dan semangat belajar yang tinggi. Mereka menambahkan, “Pengalaman yang sangat mendebarkan, seru sekaligus menantang, membantu meningkatkan rasa percaya diri.”

Secara keseluruhan, suasana lomba debat tahun ini berlangsung penuh energi intelektual, kompetitif namun tetap menjunjung sportivitas. Peserta tampil dengan persiapan terbaik mereka, sementara suasana gedung F1–F2 dipenuhi sorakan suportif dari teman-teman sekelas yang memberikan semangat kepada setiap pemikir muda yang tampil. Didukung pengawasan ketat panitia OSIS serta penilaian objektif dari juri, lomba debat 2025 menjadi momentum penting dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, menyampaikan pendapat, dan membangun rasa percaya diri generasi pelajar.

 

| Ausyah Mutia

The post Arena Kata yang Membara. Adu Argumentasi dalam Lomba Debat 2025 Mengguncang Gedung F1–F2  first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2025/12/12/arena-kata-yang-membara-adu-argumentasi-dalam-lomba-debat-2025-mengguncang-gedung-f1-f2/feed/ 0
Menoreh Warna Nusantara. Lomba Membatik SMKN 1 Sooko Wujudkan Cinta Budaya di Kalangan Pelajar https://skanesasoo.com/2025/12/12/menoreh-warna-nusantara-lomba-membatik-smkn-1-sooko-wujudkan-cinta-budaya-di-kalangan-pelajar/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=menoreh-warna-nusantara-lomba-membatik-smkn-1-sooko-wujudkan-cinta-budaya-di-kalangan-pelajar https://skanesasoo.com/2025/12/12/menoreh-warna-nusantara-lomba-membatik-smkn-1-sooko-wujudkan-cinta-budaya-di-kalangan-pelajar/#respond Fri, 12 Dec 2025 07:29:50 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1745 Skanesasoo.com | Mojokerto Pada Kamis, 16 Oktober 2025, Jawa Timur. Panggung utama SMKN 1 Sooko...

The post Menoreh Warna Nusantara. Lomba Membatik SMKN 1 Sooko Wujudkan Cinta Budaya di Kalangan Pelajar first appeared on Skanesasoo.

]]>
Skanesasoo.com | Mojokerto Pada Kamis, 16 Oktober 2025, Jawa Timur. Panggung utama SMKN 1 Sooko dipenuhi suasana semangat dan kreativitas. Sejak pukul 08.00 pagi, peserta Lomba Membatik yang merupakan perwakilan dari setiap kelas sudah bersiap mengenakan seragam batik khas Skanesasoo. Mereka membawa perlengkapan seperti buku gambar besar, krayon, serta spidol untuk menciptakan karya batik sesuai kreativitas masing-masing. Perlombaan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB dan diwarnai antusiasme tinggi dari seluruh peserta.

Keputusan untuk melibatkan satu perwakilan dari setiap kelas dibuat demi menjaga kelancaran proses belajar mengajar. Hal ini ditegaskan oleh Shafa dan Maya selaku perwakilan Sekbid 8 OSIS SMKN 1 Sooko. “Keputusan ini dibuat agar KBM tetap berjalan normal. Dengan satu perwakilan, peserta bisa fokus dan panitia dapat mengatur perlengkapan dengan lebih efisien,” jelas keduanya. Mereka menambahkan, “Kalau pesertanya terlalu banyak, kami khawatir tempat tidak mencukupi dan pelaksanaan menjadi kurang maksimal.”

Lomba membatik ini sejatinya direncanakan bertepatan dengan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober 2025. Namun, panitia memutuskan untuk mengundur pelaksanaan menjadi 16 Oktober karena beberapa alasan teknis. Shafa dan Maya menjelaskan, “Rencana awalnya memang ingin disesuaikan dengan kegiatan sekolah, tapi pelaksanaannya tetap bertepatan dengan Hari Batik agar lebih bermakna.” Mereka kemudian menambahkan bahwa pada 2 Oktober kegiatan belajar mengajar masih padat dan kesiapan tempat belum maksimal, sehingga tanggal 16 Oktober dipilih agar pelaksanaan lebih kondusif.

Gagasan lomba ini berasal dari keinginan OSIS untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap budaya Indonesia, khususnya batik. “Kami ingin teman-teman lebih mengenal proses batik, menghargai budaya, dan berani menunjukkan kreativitasnya,” ungkap Shafa dan Maya. Kebebasan tema diberikan pada peserta, dengan pengecualian motif kotak-kotak yang mirip karya anak-anak SD. Peserta juga tidak diperbolehkan membawa contoh gambar untuk menjaga orisinalitas karya.

Dalam proses persiapan, panitia mengakui adanya kendala kecil seperti kekurangan kertas dan bahan menggambar. Namun seluruh masalah berhasil diatasi dengan cepat agar perlombaan tetap berjalan lancar. Penilaian dilakukan oleh bapak dan ibu guru yang dipilih berdasarkan pengalaman dalam menilai karya seni. Kriteria utamanya meliputi orisinalitas, kreativitas, dan estetika.

Setelah proses penjurian selesai, semua karya dikembalikan kepada masing-masing peserta atau kelas mereka. Hal ini dilakukan agar karya tersebut dapat menjadi dokumentasi dan kenang-kenangan, sekaligus bukti kreativitas siswa dalam melestarikan budaya bangsa.

Di akhir kegiatan, Shafa dan Maya menyampaikan harapan besar terhadap keberlanjutan lomba ini. “Semoga lewat kegiatan ini, teman-teman semakin mencintai budaya Indonesia,” ujar mereka. Mereka juga berharap kegiatan tersebut dapat dikembangkan lebih baik setiap tahun dan diikuti lebih banyak peserta.

Melalui goresan warna di atas kertas, para siswa SMKN 1 Sooko menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat diwujudkan dengan cara sederhana namun penuh makna. Batik tidak hanya hidup sebagai motif, tetapi juga sebagai identitas yang tumbuh di hati generasi muda.

 

|Ninda, Ausyah, Fano, Bagas, Salwa, Selfa

The post Menoreh Warna Nusantara. Lomba Membatik SMKN 1 Sooko Wujudkan Cinta Budaya di Kalangan Pelajar first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2025/12/12/menoreh-warna-nusantara-lomba-membatik-smkn-1-sooko-wujudkan-cinta-budaya-di-kalangan-pelajar/feed/ 0
Semarak Penerimaan Tamu Ambalan 2025: Menyambut Generasi Penegak SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto https://skanesasoo.com/2025/12/12/semarak-penerimaan-tamu-ambalan-2025-menyambut-generasi-penegak-smk-negeri-1-sooko-mojokerto/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=semarak-penerimaan-tamu-ambalan-2025-menyambut-generasi-penegak-smk-negeri-1-sooko-mojokerto https://skanesasoo.com/2025/12/12/semarak-penerimaan-tamu-ambalan-2025-menyambut-generasi-penegak-smk-negeri-1-sooko-mojokerto/#respond Fri, 12 Dec 2025 03:21:07 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1731 Skanesasoo.com | Mojokerto, 20/09/2025, Jawa Timur. SMK Negeri 1 Sooko, Mojokerto, menggelar acara Penerimaan Tamu...

The post Semarak Penerimaan Tamu Ambalan 2025: Menyambut Generasi Penegak SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto first appeared on Skanesasoo.

]]>
Skanesasoo.com | Mojokerto, 20/09/2025, Jawa Timur. SMK Negeri 1 Sooko, Mojokerto, menggelar acara Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) 2025 dengan penuh semangat pada Sabtu, 20 September 2025. Bertempat di lingkungan sekolah yang nyaman dan asri, kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06:00 hingga 15:30 WIB ini menjadi momen penting bagi siswa kelas 10 untuk resmi bergabung sebagai anggota Ambalan Arjuna-Srikandi. Dipimpin oleh Ketua Pelaksana, Aliyah, dan dibimbing oleh Pembina Gugus Depan, pak Wartono, serta pembina pembina yang lain. PTA tahun ini mengusung tema unik yang disesuaikan dengan kondisi terkini, menghadirkan misi dan kuis inovatif yang membedakannya dari tahun sebelumnya.

“Proses persiapan kami melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari merumuskan rundown, menyiapkan dana, tema, hingga pionering. Tantangan terbesar adalah pengajuan proposal, tapi semangat kebersamaan membuat semuanya terlaksana,” ujar Aliyah, Ketua Pelaksana dalam wawancara.

Aliyah juga menambahkan, “Di tahun ini, kami sengaja menambahkan misi dan kuis setelah materi, supaya adik-adik tidak hanya menerima informasi tapi juga terlibat aktif. Tahun lalu belum ada konsep seperti ini, jadi kami ingin membuat pengalaman yang lebih seru dan bermakna.”

Selain itu, ia menjelaskan mengenai pentingnya peran seluruh warga sekolah, “Semua orang punya kontribusi. Mulai dari guru, pembina, Dewan Ambalan, OSIS, PMR, bapak-ibu kebersihan, sampai satpam. Tanpa mereka, acara ini nggak akan selancar ini,” ungkapnya.

Mengenai rangkaian lomba, Aliyah berkata, “Lomba itu bukan sekadar hiburan. Kami ingin mengembangkan kerjasama tim, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah. Harapannya, adik-adik bisa belajar sambil fun, apalagi kegiatan luar ruang bisa bantu mereka melepas stres.”

Ia juga menyoroti tantangan lain selama persiapan. “Selain permintaan peserta dan persiapan teknis, yang paling berat tetap pengajuan proposal. Tapi itu jadi pengalaman berharga buat kami sebagai panitia,” ujarnya.

Untuk siswa yang tidak mengikuti PTA, Aliyah menegaskan, “Kalau tidak ikut, statusnya masih sebagai penggalang. Untuk jadi penegak harus ikut PTA tahun berikutnya. Tapi kalau alasannya kesehatan, kami sepenuhnya memahami. Setiap orang punya kondisi berbeda.”

Di akhir wawancara, Aliyah menyampaikan harapannya, “Saya berharap adik-adik yang resmi menjadi keluarga Ambalan Arjuna-Srikandi bisa menggali ilmu sebanyak mungkin, memanfaatkan kesempatan, dan tetap semangat menghadapi tantangan ke depan.”

Dengan outbond dan lomba pentas seni sebagai salah satu dari rangkaian utama, acara ini dirancang untuk mengasah keterampilan interpersonal, kerjasama tim, dan kreativitas, sekaligus menjadi wadah pengalaman berharga bagi para calon penegak.

Sejak pagi, para peserta telah berkumpul di lapangan utama dengan mengenakan seragam pramuka lengkap. Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh kakak pembina, disaksikan jajaran guru serta Dewan Ambalan. Dalam sambutannya, pembina pramuka menekankan pentingnya kegiatan kepramukaan sebagai wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan generasi muda.

“Melalui kegiatan penerimaan tamu ambalan ini, diharapkan adik-adik kelas X dapat mengenal lebih dalam tentang pramuka penegak, menjalin kebersamaan, serta menumbuhkan semangat tanggung jawab,” ujar salah satu pembina saat menyampaikan amanatnya.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai materi pengenalan ambalan, permainan edukatif, dan outbond yang dirancang oleh Dewan Ambalan. Suasana penuh semangat dan keceriaan terlihat dari peserta yang antusias mengikuti setiap kegiatan. Tidak hanya menguji kekompakan, rangkaian permainan juga melatih kerja sama dan rasa solidaritas antaranggota.

Menjelang sore, acara ditutup dengan prosesi penyematan tanda pengenal ambalan kepada dua perwakilan peserta kelas X sebagai simbol resmi diterimanya mereka menjadi anggota Ambalan Penegak SMKN 1 Sooko.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, keluarga besar pramuka SMKN 1 Sooko berharap peserta didik baru semakin termotivasi untuk aktif dalam kegiatan kepramukaan, berprestasi, dan mengharumkan nama sekolah.

 

|Firlia, Aira

The post Semarak Penerimaan Tamu Ambalan 2025: Menyambut Generasi Penegak SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2025/12/12/semarak-penerimaan-tamu-ambalan-2025-menyambut-generasi-penegak-smk-negeri-1-sooko-mojokerto/feed/ 0
Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025 di SMKN 1 Sooko Berlangsung Khidmat dan Edukatif https://skanesasoo.com/2025/12/12/upacara-hari-kesaktian-pancasila-2025-di-smkn-1-sooko-berlangsung-khidmat-dan-edukatif/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=upacara-hari-kesaktian-pancasila-2025-di-smkn-1-sooko-berlangsung-khidmat-dan-edukatif https://skanesasoo.com/2025/12/12/upacara-hari-kesaktian-pancasila-2025-di-smkn-1-sooko-berlangsung-khidmat-dan-edukatif/#respond Fri, 12 Dec 2025 01:39:42 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1717 Skanesaso.com | Mojokerto 01/10/2025, Jawa Timur. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2025 di...

The post Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025 di SMKN 1 Sooko Berlangsung Khidmat dan Edukatif first appeared on Skanesasoo.

]]>
Skanesaso.com | Mojokerto 01/10/2025, Jawa Timur. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2025 di SMKN 1 Sooko berjalan dengan penuh khidmat. Upacara dimulai tepat pukul 06.45–07.30 WIB di lapangan sekolah dan diikuti oleh seluruh warga sekolah. Para siswa hadir mengenakan seragam abu–putih, sedangkan bapak dan ibu guru mengenakan seragam Korpri sesuai ketentuan nasional. Pelaksanaan upacara dipimpin oleh petugas dari kelas XI MP 1, sementara Bapak Maksum Effendi, S.Pd., M.Pd. bertindak sebagai pembina upacara.

Rangkaian acara berlangsung teratur, mulai dari penghormatan bendera Merah Putih, pembacaan naskah Pancasila, penyampaian ikrar Hari Kesaktian Pancasila, hingga pengucapan doa. Suasana tampak tertib dan penuh kesadaran, mencerminkan penghargaan seluruh peserta terhadap nilai-nilai dasar bangsa yang telah mengikat Indonesia sejak merdeka.

Dalam amanatnya, Bapak Maksum Effendi mengingatkan kembali tentang pentingnya Pancasila sebagai pedoman hidup generasi muda, terlebih di era perkembangan teknologi yang cepat. Beliau menyampaikan pesan yang mendalam “Anak-anakku yang saya banggakan, Pancasila itu bukan sekadar lima sila yang kalian ucapkan setiap hari Senin. Ia adalah arah hidup yang menjadikan kita manusia Indonesia yang berkarakter. Di tengah derasnya informasi dan pergaulan digital, kalian harus mampu memilah mana yang baik dan mana yang merusak.”

Beliau kemudian menekankan urgensi peringatan Hari Kesaktian Pancasila “Kita memperingati hari ini sebagai pengingat bahwa ideologi bangsa pernah diguncang. Namun berkat persatuan dan keteguhan, bangsa ini tetap berdiri kokoh. Tugas kalian adalah menjaga Pancasila tetap hidup dalam ucapan, sikap, dan perilaku sehari-hari.”

Pesan tersebut disambut penuh perhatian oleh seluruh peserta didik, menjadi dorongan moral agar nilai Pancasila tidak hanya dipahami secara teori, tetapi benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata.

Setelah upacara berakhir, seluruh siswa langsung kembali mengikuti pembelajaran seperti biasa. Meski berlangsung singkat, peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025 memberikan makna yang mendalam bagi generasi muda SMKN 1 Sooko untuk terus menjaga persatuan bangsa dan memperkokoh jati diri nasional.

 

| Naila Karenda, Nurul, Fitri, Alaysia, Aisyah, Salwa, Selfa, Ausyah, Isma

The post Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025 di SMKN 1 Sooko Berlangsung Khidmat dan Edukatif first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2025/12/12/upacara-hari-kesaktian-pancasila-2025-di-smkn-1-sooko-berlangsung-khidmat-dan-edukatif/feed/ 0
Jejak Karya dan Budaya di Festival Literasi Mojokerto 2025 https://skanesasoo.com/2025/11/27/jejak-karya-dan-budaya-di-festival-literasi-mojokerto-2025/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=jejak-karya-dan-budaya-di-festival-literasi-mojokerto-2025 https://skanesasoo.com/2025/11/27/jejak-karya-dan-budaya-di-festival-literasi-mojokerto-2025/#respond Thu, 27 Nov 2025 06:58:05 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1684 SMKN 1 Sooko Hadirkan Semangat Muda dalam Perayaan Literasi Daerah. Mojokerto, 26 November 2025 —...

The post Jejak Karya dan Budaya di Festival Literasi Mojokerto 2025 first appeared on Skanesasoo.

]]>
SMKN 1 Sooko Hadirkan Semangat Muda dalam Perayaan Literasi Daerah. Mojokerto, 26 November 2025 — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperka) Kabupaten Mojokerto kembali menggelar Festival Literasi 2025 yang menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif. Acara berlangsung pada Rabu, mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, diikuti ratusan peserta dari berbagai sekolah dan komunitas literasi. SMKN 1 Sooko turut berpartisipasi dengan mengirim lima perwakilan siswa yang hadir mengenakan seragam batik Skanesasoo sebagai dresscode resmi.

Setibanya di lokasi, seluruh peserta terlebih dahulu melakukan registrasi dan menerima souvenir berupa tumbler serta paket konsumsi. Setelah itu, mereka diarahkan duduk di tempat yang telah disiapkan panitia. Suasana hangat, tertib, dan penuh antusiasme tampak sejak awal pelaksanaan festival.

Rangkaian acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, diikuti pengantar dari moderator. Momen penting dalam pembukaan adalah pengukuhan Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) tingkat daerah sebagai simbol penguatan komitmen Mojokerto dalam membangun gerakan literasi yang lebih terstruktur. Setelah pengukuhan, Ketua Disperka Kabupaten Mojokerto, Bapak Sahroni, menyampaikan sambutan resmi mengenai peran strategis perpustakaan sebagai pusat inovasi dan budaya baca.

Nuansa seni kemudian mengalun melalui penampilan story telling yang diiringi musik keroncong oleh siswa SMAN 1 Sooko. Perpaduan narasi dan musik menjadi selingan yang memperkaya suasana sebelum memasuki inti acara festival.

Agenda utama festival adalah sesi Bedah Buku “Wigati Lintang Manik Woro”, menghadirkan tiga sosok inspiratif: Bunda Literasi Mojokerto, Shofiya Hanna Albarraa (Ning Hanna); penulis novel, Ning Khilma Anis; serta moderator, Ning Uswa Syauqie. Sebelum memasuki sesi diskusi, Ning Hanna menyampaikan sambutan kepada para tamu undangan, menekankan pentingnya budaya membaca sebagai bagian dari pembangunan karakter dan kecakapan literasi.

Sesi bedah buku novel bersama Ning khilma dan bunda literasi

Sesi bedah buku kemudian dipandu oleh moderator. Dalam pemaparannya, Ning Khilma menjelaskan secara rinci proses panjang di balik lahirnya novel Wigati Lintang Manik Woro. Ia menceritakan perjuangannya menulis selama sembilan tahun, sumber inspirasi dari kecintaannya pada budaya Jawa, serta pengaruh kuat lingkungan pesantren tempat ia tumbuh. Novel tersebut tidak hanya bernilai sastra, tetapi juga memuat pesan moral, filosofi, dan jati diri perempuan Jawa yang menjadi inti narasinya.

Antusias peserta memuncak pada sesi tanya jawab. Audiens dengan cepat mengajukan satu hingga dua pertanyaan mengenai proses kreatif, makna mendalam, hingga pesan yang ingin disampaikan dalam novel tersebut. Ning Khilma menjawab setiap pertanyaan dengan tegas, jelas, dan informatif, menunjukkan kedalaman penguasaan terhadap karyanya.

Sesi tanya jawab bersama audiens

Sebelum sesi ditutup, Ning Khilma menyampaikan pesan motivatif yang menjadi sorotan utama festival. Ia berkata, “Jangan mati sebelum engkau punya karya.” Ia melanjutkan dengan kalimat yang menggugah, “Kamu bagai burung yang punya sayap dan berhak terbang sesuai tujuan hidupmu. Jangan pernah takut untuk memulai. Terbanglah dengan kedua sayapmu dan tunjukkan karyamu kepada seluruh dunia.” Kalimat tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.

Usai sesi bedah buku, rangkaian acara dilanjutkan dengan pengukuhan Anggota Penggerak Literasi Kabupaten Mojokerto oleh Ketua Disperka. Pengukuhan ini menjadi langkah konkret memperkuat ekosistem literasi daerah agar semakin berkelanjutan dan meluas.

Acara resmi berakhir pada pukul 14.00 WIB. Sebelum meninggalkan lokasi, seluruh peserta diarahkan mengisi daftar pulang secara tertib sesuai instruksi panitia. Festival Literasi 2025 kemudian ditutup dengan suasana penuh inspirasi, menjadi momentum penting bagi Mojokerto dalam merayakan, mengembangkan, dan menghidupkan semangat literasi di kalangan generasi muda.

 

| Ausyah Mutia, Naila Karenda, Ninda Dini

The post Jejak Karya dan Budaya di Festival Literasi Mojokerto 2025 first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2025/11/27/jejak-karya-dan-budaya-di-festival-literasi-mojokerto-2025/feed/ 0