Workshop Sablon DKV Meriahkan Bakti Siswa untuk Guru

take by | Tim Jurnalistik
Oplus_131072
Oplus_131072

—Mojokerto, 25 November 2025. Pada acara Bakti Siswa untuk Guru yang diselenggarakan di lab inovasi dan kewirausahaan DKV, tim kami berkesempatan mewawancarai Bu Dita, selaku Kakomli DKV, mengenai pelaksanaan Workshop Sablon yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan pada event tersebut.

Menurut Bu Dita, alasan memilih workshop sablon sebagai kegiatan utama berawal dari pertimbangan praktis dan fungsional. “Awalnya kami memilih fotografi, tetapi karena secara teoritis lebih rumit, akhirnya sablon menjadi pilihan terbaik. Hasil workshop sablon juga bisa langsung dipakai sehari-hari, seperti kaos atau tas,” jelasnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa tujuan diadakannya workshop ini adalah untuk memperkenalkan bahwa jurusan DKV tidak hanya fokus pada desain digital, tetapi juga mampu diaplikasikan pada berbagai media, khususnya pakaian. “Workshop seperti ini bisa membuka wawasan bahwa DKV memiliki banyak manfaat di sekitar kita, bahkan bisa menjadi peluang branding,” tambah Bu Dita.

Terkait peserta, kegiatan ini ditujukan khusus untuk guru se-Mojokerto, mulai dari PAUD, SD, hingga SMP. Beliau menegaskan bahwa sasaran kegiatan bukan siswa. Hal ini sekaligus menjawab pertanyaan mengenai kemampuan peserta usia PAUD dalam mengikuti sablon. Fokus kegiatan adalah pemberdayaan guru melalui pengalaman langsung praktik sablon.

Ketika ditanya mengapa siswa DKV dipercaya mengajari peserta, Bu Dita menegaskan bahwa hal tersebut bertujuan menambah pengalaman siswa. “Anak-anak tetap didampingi guru. Dengan memperbanyak praktik, keahlian mereka akan semakin berkembang, dan mereka juga bisa berbagi pengalaman dengan orang lain,” ungkapnya.

Untuk peralatan yang digunakan, workshop sablon memanfaatkan berbagai perlengkapan seperti mesin pres ukuran besar dan sedang, setrika, serta desain yang sudah dicetak pada transfer film (TF). Seluruh perlengkapan telah dipersiapkan oleh panitia sebelum kegiatan berlangsung.

Menariknya, workshop ini tidak memerlukan biaya sama sekali. “Gratis. Tinggal datang saja karena semua perlengkapan sudah disiapkan,” terang Bu Dita.

Di akhir wawancara, Bu Dita memberikan kesan dan pesan untuk para siswa yang telah membina workshop dengan baik. “Jangan berhenti belajar. Ilmu itu tidak ada habisnya. Terus kembangkan kemampuan kalian demi masa depan.”

Exit mobile version