Opini - Skanesasoo https://skanesasoo.com SMKN 1 Sooko Fri, 06 Mar 2026 14:08:05 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://skanesasoo.com/2026/03/06/1324/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=1324 https://skanesasoo.com/2026/03/06/1324/#respond Fri, 06 Mar 2026 14:08:05 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1324 Sambut siswa baru tahun ajaran 2025-2026 SMKN 1 SOOKO gelar demo ekstrakurikuler untuk menjelajah minat...

The post first appeared on Skanesasoo.

]]>
Sambut siswa baru tahun ajaran 2025-2026 SMKN 1 SOOKO gelar demo ekstrakurikuler untuk menjelajah minat bakat para siswa melalui kegiatan tambahan

 

Skanesasoo.com | Mojokerto, Jawa Timur — Pada 16 Juli 2025 SMKN 1 Sooko mengadakan kegiatan Demo Ekstrakurikuler (Ekskul) sebagai salah satu rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)

Tahun ajaran baru selalu membawa semangat dan harapan baru bagi para pelajar, khususnya bagi siswa-siswi kelas X yang baru saja memulai perjalanan mereka di SMKN 1 SOOKO MOJOKERTO. Untuk menyambut mereka sekaligus memperkenalkan ragam kegiatan non akademik di sekolah, demo ekstrakurikuler kembali digelar dengan penuh antusiasme pada tanggal 16 Juli 2025. Bertempat di Lapangan Upacara Skanesasoo yang disulap menjadi panggung kreativitas, seluruh ekstrakurikuler menampilkan pertunjukan terbaik mereka, mulai dari ekstrakulikuler Voly, Basket, Futsal, Jurnalistik, English Conversation Club (ECC), Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK R), Paskibra, Dewan Ambalan (DA), Dance, Palang Merah Remaja (PMR), Paduan Suara, Silat, Karate, Karawitan, Band, Tari, Teater, Banjari. Dan ada juga ekskul Jurusan. Setiap penampilan bukan hanya memukau, tetapi juga membawa pesan mendalam tentang semangat kebersamaan, tanggung jawab, dan pengembangan diri.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata kepada para siswa baru tentang berbagai pilihan ekstrakurikuler yang tersedia banyak sekali, 20 ekskul lebih yang bisa ditemukan di SMKN 1 SOOKO, sehingga mereka dapat menentukan kegiatan mana yang sesuai dengan minat dan bakat mereka. Tak hanya sebagai pelengkap kegiatan belajar, ekstrakurikuler di Skanesasoo juga menjadi wadah pengembangan karakter, kepemimpinan, dan keterampilan hidup yang tak kalah penting untuk masa depan.

Antusiasme para siswa terlihat sejak pukul 11.00 WIB Suasana Lapangan Upacara dipenuhi semangat dan semarak warna dari kostum dan atribut masing-masing ekstrakurikuler. Suara sorak sorai penonton dan gemuruh tepuk tangan menyambut setiap penampilan. “Ekstrakurikuler itu penting banget buat ngembangin bakat yang kita punya, menggali lebih banyak potensi yang belum kita miliki, dan bisa menuntun kita menjadi pribadi yang lebih unggul” Ujar Ilmi Jurusan TKKR salah satu peserta MPLS. Sebagian besar peserta MPLS jarang mengetahui bahwa ada ekskul TOP yang dimiliki di Skanesasoo “Sebelum saya masuk sekolah sini saya tidak tahu kalau ada ekskul Jurnalistik, PIK R, Teater, ECC, Banjari, Dance, tapi setelah melihat penampilan kakak kakak demo tadi saya jadi tahu dan mengakui bahwa SMKN 1 SOOKO keren banget, hebat luar biasa karena beda dari sekolah yang lain soalnya punya 20 ekskul lebih yang disediakan untuk mengembangkan bakat para siswanya” Ujar Sheika jurusan BD peserta MPLS.

Beberapa ekstrakurikuler seperti JOURNALISASO, Voly, Basket, Futsal, ECC, Pusat Informasi PIK R menjadi sorotan karena presentasi mereka yang kreatif dan interaktif. Bahkan ada hadiah menarik juga yang dibawakan untuk peserta MPLS yang bisa menjawab pertanyaan dari ekskul Jurnalisasoo, ECC, PIK R. Tak kalah menarik, ekstrakurikuler bela diri seperti pencak silat dan karate juga turut menunjukkan keahlian mereka dalam menjaga nilai-nilai disiplin dan sportivitas.

Dengan suksesnya kegiatan demo ekstrakurikuler ini, diharapkan seluruh siswa baru dapat menemukan ruang tumbuh yang tepat bagi mereka. Karena di balik setiap kegiatan ekstrakurikuler, terdapat nilai kerja sama, kepemimpinan, dan rasa percaya diri yang akan menemani langkah mereka dalam meniti masa depan. SMKN 1 SOOKO terus berkomitmen menjadi tempat tumbuhnya generasi unggul yang tak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga aktif, kreatif, dan berkarakter melalui berbagai kegiatan positif di dalam maupun luar kelas.

The post first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2026/03/06/1324/feed/ 0
Semarak Penerimaan Tamu Ambalan 2025 Menyambut Generasi Penegak SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto https://skanesasoo.com/2026/03/06/semarak-penerimaan-tamu-ambalan-2025-menyambut-generasi-penegak-smk-negeri-1-sooko-mojokerto-2/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=semarak-penerimaan-tamu-ambalan-2025-menyambut-generasi-penegak-smk-negeri-1-sooko-mojokerto-2 https://skanesasoo.com/2026/03/06/semarak-penerimaan-tamu-ambalan-2025-menyambut-generasi-penegak-smk-negeri-1-sooko-mojokerto-2/#respond Fri, 06 Mar 2026 13:43:31 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1655 Skanesasoo.com | Mojokerto, 20/09/2025 Jawa Timur. SMK Negeri 1 Sooko, Mojokerto, menggelar acara Penerimaan Tamu...

The post Semarak Penerimaan Tamu Ambalan 2025 Menyambut Generasi Penegak SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto first appeared on Skanesasoo.

]]>
Skanesasoo.com | Mojokerto, 20/09/2025 Jawa Timur. SMK Negeri 1 Sooko, Mojokerto, menggelar acara Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) 2025 dengan penuh semangat pada Sabtu, 20 September 2025. Bertempat di lingkungan sekolah yang nyaman dan asri, kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06:00 hingga 15:30 WIB ini menjadi momen penting bagi siswa kelas 10 untuk resmi bergabung sebagai anggota Ambalan Arjuna-Srikandi. Dipimpin oleh Ketua Pelaksana, Aliyah, dan dibimbing oleh Pembina Gugus Depan, pak Wartono, serta pembina pembina yang lain.

 

PTA tahun ini mengusung tema unik yang disesuaikan dengan kondisi terkini, menghadirkan misi dan kuis inovatif yang membedakannya dari tahun sebelumnya.

“Proses persiapan kami melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari merumuskan rundown, menyiapkan dana, tema, hingga pionering. Tantangan terbesar adalah pengajuan proposal, tapi semangat kebersamaan membuat semuanya terlaksana,” ujar Aliyah, Ketua Pelaksana dalam wawancara.

Dengan outbond dan lomba pentas seni sebagai salah satu dari rangkaian utama, acara ini dirancang untuk mengasah keterampilan interpersonal, kerjasama tim, dan kreativitas, sekaligus menjadi wadah pengalaman berharga bagi para calon penegak.

Sejak pagi, para peserta telah berkumpul di lapangan utama dengan mengenakan seragam pramuka lengkap. Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh kakak pembina, disaksikan jajaran guru serta Dewan Ambalan. Dalam sambutannya, pembina pramuka menekankan pentingnya kegiatan kepramukaan sebagai wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan generasi muda.

“Melalui kegiatan penerimaan tamu ambalan ini, diharapkan adik-adik kelas X dapat mengenal lebih dalam tentang pramuka penegak, menjalin kebersamaan, serta menumbuhkan semangat tanggung jawab” ujar kak karmo salah satu pembina saat menyampaikan pidato.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai materi pengenalan ambalan, permainan edukatif, dan outbond yang dirancang oleh Dewan Ambalan. Suasana penuh semangat dan keceriaan terlihat dari peserta yang antusias mengikuti setiap kegiatan. Tidak hanya menguji kekompakan, rangkaian permainan juga melatih kerja sama dan rasa solidaritas antar anggota.

Menjelang sore, acara ditutup dengan prosesi penyematan tanda pengenal ambalan kepada dua perwakilan peserta kelas X sebagai simbol resmi diterimanya mereka menjadi anggota Ambalan Penegak SMKN 1 Sooko.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, keluarga besar pramuka SMKN 1 Sooko berharap peserta didik baru semakin termotivasi untuk aktif dalam kegiatan kepramukaan, berprestasi, dan mengharumkan nama sekolah.

 

| Firlia, Feby

The post Semarak Penerimaan Tamu Ambalan 2025 Menyambut Generasi Penegak SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2026/03/06/semarak-penerimaan-tamu-ambalan-2025-menyambut-generasi-penegak-smk-negeri-1-sooko-mojokerto-2/feed/ 0
Pak Lukman Hakim ungkap sistem dan evaluasi program MBG di SMKN 1 SOOKO https://skanesasoo.com/2025/12/12/pak-lukman-hakim-ungkap-sistem-dan-evaluasi-program-mbg-di-smkn-1-sooko/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pak-lukman-hakim-ungkap-sistem-dan-evaluasi-program-mbg-di-smkn-1-sooko https://skanesasoo.com/2025/12/12/pak-lukman-hakim-ungkap-sistem-dan-evaluasi-program-mbg-di-smkn-1-sooko/#respond Fri, 12 Dec 2025 15:17:37 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1779 Skanesasoo.com | Mojokerto pada Kamis, 11 Desember 2025 pukul 10.30 WIB, tim jurnalistik SMKN 1...

The post Pak Lukman Hakim ungkap sistem dan evaluasi program MBG di SMKN 1 SOOKO first appeared on Skanesasoo.

]]>
Skanesasoo.com | Mojokerto pada Kamis, 11 Desember 2025 pukul 10.30 WIB, tim jurnalistik SMKN 1 Sooko berkesempatan mewawancarai Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum sekaligus koordinator pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pak Lukman Hakim. Wawancara ini menggali secara mendalam mengenai bagaimana sekolah memastikan keamanan makanan, mekanisme penentuan menu, pengaturan waktu distribusi, hingga rencana evaluasi dampak MBG terhadap siswa. Percakapan berlangsung rinci dan menunjukkan keseriusan sekolah dalam menjaga kualitas program yang mulai berjalan pada Senin, 8 Desember 2025 tersebut.

Hingga saat ini, pembagian MBG berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB. Setiap kelas mengirim empat perwakilan untuk mengambil dan mengembalikan nampan makanan, serta diwajibkan menandatangani daftar penerimaan agar tidak terjadi kekeliruan. Melalui wawancara ini, Pak Lukman menjelaskan alur kerja, koordinasi dengan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi), serta rencana pengembangan program ke depan.

Wawancara dengan pak Lukman, take by: fitri

Dalam penjelasannya, beliau memaparkan alur pengecekan kelayakan makanan, mekanisme pemberitahuan menu harian, rencana survei permintaan menu oleh siswa, pengaturan jadwal distribusi saat pembelajaran aktif pada Januari 2026, hingga rencana penyusunan kuisioner evaluatif untuk mengukur dampak MBG terhadap kondisi dan semangat belajar siswa. Berikut rangkuman beserta dialog asli narasumber yang tidak diubah sedikit pun.

Untuk memastikan keamanan makanan, Pak Lukman menjelaskan bahwa sekolah menerapkan pengecekan berlapis. Ia mengatakan, “Yang pertama kita selalu berkoordinasi sama SPPG selaku penanggung jawab MBG yang ada di SMKN 1 SOOKO yaitu dapur Sooko 2, yang kedua pihak SPPG selalu memberi kesempatan kepada kami bapak ibu guru terutama untuk cek kualitas sebelum dibagikan ke anak baik itu rasa, bau, maupun apapun yang ada di makanan yang harus memenuhi kualifikasi yang disebutkan tadi, yang ketiga kamu ada tim 2 orang dan tempat yang diperuntukan untuk tes makanannya secara langsung.”

Saat ditanya lokasi pengecekan makanan, ia menambahkan, “Sebelum itu, saya akan ceritakan alurnya dulu, dari dapur SPPG ke sini pakai mobil box, terus kita taruh di panggung. Setelah itu ada dua makanan yang disendirikan untuk dijadikan sampel (itu termasuk jumlah hitungan MBG yang kita dapat), lalu kita cicipi biasanya di ruang guru untuk tes sebelum dibagikan ke anak-anak.”

Dalam proses penentuan menu MBG, sekolah menerima pemberitahuan menu dari pihak SPPG pada malam hari. Namun ke depan, sekolah berencana melibatkan siswa untuk memberikan usulan menu sesuai kebutuhan gizi. Pak Lukman menjelaskan, “Biasanya hari sebelumnya atau lebih tepatnya malam hari kita diberitahu oleh pihak SPPG untuk menu MBG esok hari namun kita tidak menshare menu tersebut ke anak-anak, terus kemarin saya mencoba berkomunikasi dengan pihak SPPG, apakah bisa kami mengusulkan berdasarkan kemauan anak-anak misal usul menu ayam geprek dengan ukuran yang menyesuaikan, terus sambalnya dipisah namun tetap diperhatikan nilai gizinya. Tapi masih belum kami lakukan, insyaAllah di tahun 2026 awal tahun”

Beliau juga menjelaskan mekanisme survei menu per jurusan, “Nanti kita akan coba di minggu terakhir yaitu Senin 15/12/2025 kamu akan melakukan survei di kelas melalui jurusan, kalau rencana saya untuk usulan/request menu per jurusan biar tidak banyak… Anak-anak nanti kalau mengusulkan menu, komposisi itu harus ada, karena nanti akan dihitung oleh pihak SPPG tentang nilai gizi makanan yang direquest tad”

Ketika ditanya mengenai penolakan usulan menu tertentu, beliau menjawab, “Jadi begini, pihak sekolah akan menyampaikan usulan per jurusan tersebut ke pihak SPPG, lalu pihak SPPG akan konfirmasi secepatnya tentang menu usulan tersebut karena kurang memenuhi gizi harian maka nanti akan dicarikan alternatif menu lainnya… Oke nanti hari Senin kita pakai request menu dari jurusan MP jadi semua harus pakai menu dari MP tadi, dan digilir berganti di hari selanjutnya. Dan semua keputusan ada di tangan SPPG.”

Terkait pengaturan waktu distribusi agar tidak mengganggu pembelajaran, sekolah sedang merancang jadwal baru untuk Januari 2026. Beliau memaparkan, “Jadi begini, kebetulan ini belum pembelajaran. Nanti di tanggal 2 atau 5 Januari 2026 kita masuk normal, bagaimana kita menyiasati itu, maka nanti kita akan mencoba desain waktunya” Ia juga merinci tanggung jawab pengambilan dan pengembalian nampan, “Yang bertanggung jawab secara keseluruhan itu kepala sekolah dan saya sebagai wakil kepala sekolah, kedua MBO yang menerima dari dapur, dan ketiga wali kelas bertanggung jawab pada kelasnya masing-masing dibantu oleh pengurus kelas yang mengambil menu MBG” Terkait risiko kehilangan nampan, beliau menjelaskan, “Sebenarnya menurut SOP kita harus mengganti nampan yang hilang tadi… Tapi Alhamdulillah anak-anak tertib”

Untuk evaluasi dampak MBG, Pak Lukman menambahkan rencana survei resmi, “Kita kan belum aktif pembelajaran karena masih COC. Tapi bulan depan kita coba buat kuisioner tentang dampak terhadap kondisi tubuh, semangat belajar setelah memakan menu MBG, serta menu MBG dan rasanya dan lain-lain” Ia menyebutkan bahwa evaluasi dilakukan untuk memberikan masukan kepada SPPG secara objektif dan terukur.

Melalui penjelasan rinci dari Pak Lukman Hakim, terlihat bahwa SMKN 1 Sooko memiliki komitmen kuat dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis. Mulai dari pengecekan kualitas makanan, penyusunan mekanisme permintaan menu, pengaturan SOP distribusi, hingga penyusunan evaluasi dampak, semuanya dirancang agar siswa mendapatkan layanan yang aman, bergizi, dan tepat sasaran. Program MBG tidak hanya memberikan makanan gratis, tetapi juga menjaga kesehatan siswa, meningkatkan fokus belajar, serta mendukung kualitas pembelajaran di SMKN 1 Sooko.

 

|Ausyah, Nurul, Fitri, Naila

The post Pak Lukman Hakim ungkap sistem dan evaluasi program MBG di SMKN 1 SOOKO first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2025/12/12/pak-lukman-hakim-ungkap-sistem-dan-evaluasi-program-mbg-di-smkn-1-sooko/feed/ 0
Langkah Pahlawan Muda Gemparkan warga sekolah. Semangat Berani Tampil dalam Lomba Fashion Show https://skanesasoo.com/2025/12/12/langkah-pahlawan-muda-gemparkan-warga-sekolah-semangat-berani-tampil-dalam-lomba-fashion-show/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=langkah-pahlawan-muda-gemparkan-warga-sekolah-semangat-berani-tampil-dalam-lomba-fashion-show https://skanesasoo.com/2025/12/12/langkah-pahlawan-muda-gemparkan-warga-sekolah-semangat-berani-tampil-dalam-lomba-fashion-show/#respond Fri, 12 Dec 2025 08:15:02 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1761 Skanesasoo.com | Mojokerto, 25/11/2025, Jawa Timur. SMKN 1 Sooko kembali menghadirkan gebrakan penuh kreativitas melalui...

The post Langkah Pahlawan Muda Gemparkan warga sekolah. Semangat Berani Tampil dalam Lomba Fashion Show first appeared on Skanesasoo.

]]>
Skanesasoo.com | Mojokerto, 25/11/2025, Jawa Timur. SMKN 1 Sooko kembali menghadirkan gebrakan penuh kreativitas melalui Lomba Fashion Show Pahlawan, yang digelar pada 25 November 2025 di Lapangan Upacara SMKN 1 Sooko. Kegiatan ini menjadi bagian dari kemeriahan peringatan Hari Guru sekaligus wahana bagi siswa untuk mengekspresikan nilai kepahlawanan dalam bentuk penampilan, busana, dan drama singkat yang sarat makna. Lomba berlangsung dari pukul 08.00 hingga 13.00 WIB, diikuti oleh perwakilan peserta dari seluruh kelas dengan dukungan penuh dari para suporter.

Setiap kelas mengirimkan dua perwakilan, terdiri dari satu peserta laki-laki dan satu perempuan, yang tampil memukau dengan busana pahlawan Indonesia. Sementara itu, seluruh penonton yang memenuhi lapangan diwajibkan mengenakan seragam abu-putih lengkap, sehingga menciptakan suasana tertib, rapi, dan penuh semangat peringatan Hari Guru. Para peserta bersiap di Gedung A7 sebagai basecamp, tempat mereka melakukan rias, briefing, serta pematangan konsep sebelum tampil di atas panggung.

Pelaksanaan lomba mengikuti ketentuan ketat yang telah ditetapkan panitia. Setiap peserta wajib menampilkan busana bertema pahlawan, menggunakan backsound yang serasi, serta menyertakan adegan drama pendek yang mendukung alur penampilan. Durasi maksimal penampilan adalah tujuh menit, dan seluruh konsep wajib bebas dari unsur SARA. Peserta diperbolehkan memakai riasan wajah selama kegiatan, namun diwajibkan segera membersihkannya setelah lomba berakhir. Suasana lapangan semakin meriah dengan hadirnya para suporter yang memberi dukungan penuh melalui sorakan, tepuk tangan, serta yel-yel penyemangat bagi teman-teman mereka.

Penilaian dilakukan secara profesional oleh tiga juri, masing-masing berasal dari guru DPB, guru TKKR, dan pembina ekstrakurikuler fashion. Ketiganya berada di atas panggung utama untuk menilai secara objektif aspek kreativitas busana, keserasian penampilan, ekspresi drama, penguasaan panggung, serta kemampuan peserta dalam membawakan karakter pahlawan yang mereka representasikan.

Di antara banyak peserta yang tampil, salah satu yang menarik perhatian adalah Refano dari kelas X DKV 1. Dalam wawancaranya bersama tim Journalisasoo ia menceritakan perjalanan dan tantangan yang ia hadapi selama persiapan lomba. Menurutnya, beberapa hambatan cukup menguji mental dan kreativitas.

“tantangan nya sebenarnya keterpaksaan dan pendeknya hari latihan , lalu saya sendiri mengalami masalah yang lumayan besar yaitu pasangan saya tidak masuk lalu saya belum membuat konsep drama, tapi akhirnya kita sekelas saling bantu dan saling beri ide untuk memecahkan masalahnya,” ungkap Refano.

Dalam penampilannya, Refano juga membawa pesan moral penting yang ingin ia sampaikan kepada penonton. Ia menjelaskan bahwa setiap drama yang dimainkan memiliki nilai yang bermakna.

“mungkin tidak salah jika dia musuh mu tapi jika dia sudah mengaku salah dan berani bertanggung jawab bisa kita maaf kan, lalu beranilah bertanggung jawab atas apa yang kamu lakukan” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai dampak lomba terhadap kemampuan dan percaya dirinya, Refano memberikan jawaban yang jujur dan cukup reflektif. “kalau membantu mungkin sedikit untuk saya dikarenakan dulu juga pernah mengikuti kegiatan seperti itu alhasil saya sudah terbiasa, namun untuk pasangan saya dia baru pertama kali mungkin setelah ini dia lebih percaya diri,” tambahnya.

Lomba Fashion Show Pahlawan SMKN 1 Sooko 2025 tidak hanya menjadi ajang tampil bergaya, tetapi juga sarana pembelajaran bagi peserta untuk memahami nilai perjuangan, kerja sama, dan keberanian mengambil tanggung jawab. Acara ini membuktikan bahwa kreativitas siswa dapat menjadi medium untuk menyuarakan rasa hormat kepada para pahlawan bangsa, sekaligus memperkuat karakter dan kepercayaan diri generasi muda.

Dengan dukungan seluruh warga sekolah dan antusiasme para peserta serta suporter, kegiatan ini berjalan sukses, meriah, dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh yang hadir. Semangat kepahlawanan tampak nyata pada setiap langkah di panggung menjadikannya momen yang membakar motivasi dan inspirasi bagi seluruh siswa SMKN 1 Sooko.

 

|Amelia, Aira, Ausyah

The post Langkah Pahlawan Muda Gemparkan warga sekolah. Semangat Berani Tampil dalam Lomba Fashion Show first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2025/12/12/langkah-pahlawan-muda-gemparkan-warga-sekolah-semangat-berani-tampil-dalam-lomba-fashion-show/feed/ 0
Arena Kata yang Membara. Adu Argumentasi dalam Lomba Debat 2025 Mengguncang Gedung F1–F2  https://skanesasoo.com/2025/12/12/arena-kata-yang-membara-adu-argumentasi-dalam-lomba-debat-2025-mengguncang-gedung-f1-f2/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=arena-kata-yang-membara-adu-argumentasi-dalam-lomba-debat-2025-mengguncang-gedung-f1-f2 https://skanesasoo.com/2025/12/12/arena-kata-yang-membara-adu-argumentasi-dalam-lomba-debat-2025-mengguncang-gedung-f1-f2/#respond Fri, 12 Dec 2025 08:07:06 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1759 Skanesasoo.com | Mojokerto, 25 November 2025,Jawa Timur. SMKN 1 SOOKO menggelar Lomba Debat dalam rangkaian...

The post Arena Kata yang Membara. Adu Argumentasi dalam Lomba Debat 2025 Mengguncang Gedung F1–F2  first appeared on Skanesasoo.

]]>
Skanesasoo.com | Mojokerto, 25 November 2025,Jawa Timur. SMKN 1 SOOKO menggelar Lomba Debat dalam rangkaian peringatan Hari Guru dan Bulan Bahasa 2025 kembali menghadirkan atmosfer kompetitif yang membakar semangat para peserta. Acara yang berlangsung pada 25 November 2025 ini digelar di Gedung F1 dan F2, dimulai pukul 08.00 hingga 14.30 WIB, dengan seluruh peserta mengenakan seragam abu-putih lengkap dan rapi. Dengan penampilan formal dan penuh wibawa, setiap peserta menunjukkan kesiapan mereka dalam beradu gagasan secara sportif.

Sebelum memasuki ruangan, peserta diwajibkan melakukan registrasi serta pengambilan nomor antrian, memastikan pelaksanaan lomba berlangsung tertib dan terstruktur. Pada H-1, panitia OSIS dan Bu filda mengadakan technical meeting untuk memberikan arahan dan memastikan seluruh peserta memahami aturan agar perlombaan berjalan lancar. Pada hari perlombaan, pihak OSIS juga menjadi pemimpin jalannya acara sekaligus pengawas, termasuk dalam proses pengacakan tema debat serta penentuan lawan, yang dilakukan melalui sistem spin sehingga bersifat acak dan adil.

Rangkaian debat

Lomba debat ini dinilai langsung oleh Bu Filda, guru Bahasa Indonesia, yang menilai para peserta secara komprehensif berdasarkan satu rangkaian penilaian yang mencakup ketepatan materi, relevansi argumen, kedalaman analisis, kejelasan penyampaian, penggunaan bahasa, penguasaan waktu, ekspresi dan gestur, strategi menghadapi lawan, kemampuan menyusun counter-argument, serta kekompakan kerja sama tim. Setiap aspek penilaian ini digabungkan sebagai standar penentuan kualitas penyampaian argumen dan profesionalitas debat dari tiap tim.

Struktur perlombaan menetapkan bahwa satu tim terdiri dari tiga anggota, terbagi menjadi kubu afirmasi dan oposisi. Setiap peserta mendapat waktu 1 menit untuk teknik netral (argumen utama) dan 2 menit untuk teknik rebutal, sebelum ditutup dengan segmen penyimpulan oleh masing-masing tim. Aturan lainnya menegaskan larangan keras terhadap penggunaan intimidasi, emosi berlebihan, data tidak relevan, serangan pribadi, maupun bahasa ofensif menegakkan prinsip debat etis dan beradab.

Salah satu peserta yang memberikan penampilan kuat dalam lomba ini adalah Ausyah bersama Cika dan Cantika dari kelas XI MP 1. Dalam sesi wawancara, mereka menjelaskan tantangan yang harus dihadapi selama persiapan. Mereka mengungkapkan, “Waktu perlombaan yang mepet jadi persiapannya belum matang sempurna, tema debat yang berat, peraturan lomba berubah-ubah, dan lawan yang signifikan berat. Cara mengatasinya yaitu mencari sumber data yang jelas untuk memperkuat argumen kami saat debat nanti, melihat strategi lawan seperti apa, dan percaya diri.”

Melalui penampilannya, tim ini berharap dapat menyampaikan pesan yang menginspirasi para penonton. Mereka berkata, “Kalau saya bisa ikut lomba debat dengan percaya diri, menunjukkan kemampuan saya berpikir kritis.”

Mengenai pengalaman mengikuti lomba, tim memberikan jawaban yang menunjukkan antusiasme dan semangat belajar yang tinggi. Mereka menambahkan, “Pengalaman yang sangat mendebarkan, seru sekaligus menantang, membantu meningkatkan rasa percaya diri.”

Secara keseluruhan, suasana lomba debat tahun ini berlangsung penuh energi intelektual, kompetitif namun tetap menjunjung sportivitas. Peserta tampil dengan persiapan terbaik mereka, sementara suasana gedung F1–F2 dipenuhi sorakan suportif dari teman-teman sekelas yang memberikan semangat kepada setiap pemikir muda yang tampil. Didukung pengawasan ketat panitia OSIS serta penilaian objektif dari juri, lomba debat 2025 menjadi momentum penting dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, menyampaikan pendapat, dan membangun rasa percaya diri generasi pelajar.

 

| Ausyah Mutia

The post Arena Kata yang Membara. Adu Argumentasi dalam Lomba Debat 2025 Mengguncang Gedung F1–F2  first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2025/12/12/arena-kata-yang-membara-adu-argumentasi-dalam-lomba-debat-2025-mengguncang-gedung-f1-f2/feed/ 0
Gema Bahasa Menggetarkan Ruang Rapat. Lomba Pranatacara Bulan Bahasa Skanesasoo, Tampilkan Pesona Bahasa Jawa dengan Penuh Wibawa https://skanesasoo.com/2025/12/12/gema-bahasa-menggetarkan-ruang-rapat-lomba-pranatacara-bulan-bahasa-skanesasoo-tampilkan-pesona-bahasa-jawa-dengan-penuh-wibawa/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=gema-bahasa-menggetarkan-ruang-rapat-lomba-pranatacara-bulan-bahasa-skanesasoo-tampilkan-pesona-bahasa-jawa-dengan-penuh-wibawa https://skanesasoo.com/2025/12/12/gema-bahasa-menggetarkan-ruang-rapat-lomba-pranatacara-bulan-bahasa-skanesasoo-tampilkan-pesona-bahasa-jawa-dengan-penuh-wibawa/#respond Fri, 12 Dec 2025 07:57:25 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1752 Skanesasoo.com | Mojokerto 25/11/2025, Jawa Timur. SMKN 1 Sooko kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan bahasa...

The post Gema Bahasa Menggetarkan Ruang Rapat. Lomba Pranatacara Bulan Bahasa Skanesasoo, Tampilkan Pesona Bahasa Jawa dengan Penuh Wibawa first appeared on Skanesasoo.

]]>
Skanesasoo.com | Mojokerto 25/11/2025, Jawa Timur. SMKN 1 Sooko kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan bahasa dan budaya Jawa melalui penyelenggaraan Lomba Pranatacara Bulan Bahasa yang digelar pada Selasa, 25 November 2025, bertepatan dengan perayaan Hari Guru. Acara berlangsung di Ruang Rapat SMKN 1 Sooko mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai, menghadirkan suasana penuh khidmat, kompetitif, dan sarat nilai budaya.

Sebelum memasuki ruangan, seluruh peserta wajib melakukan registrasi untuk pendataan dan pengambilan nomor urut. Peserta tampil dengan busana sesuai tema, menunjukkan karakter pranatacara yang rapi, sopan, dan berwibawa. Aturan utama lomba adalah tidak diperbolehkan membawa teks, sehingga seluruh kemampuan peserta mulai dari hafalan, pemahaman, hingga improvisasi benar-benar diuji. Setiap kelas juga mengirim tiga supporter yang hadir memberikan dukungan dengan tetap menjaga ketertiban.

Sebelum tampil pada hari H, peserta telah melalui seleksi online berupa video pranatacara yang dikumpulkan paling lambat 22 November 2025. Dari sinilah dipilih peserta terbaik untuk melanjutkan ke babak final. Pada hari pelaksanaan, tiga juri profesional hadir menilai secara objektif, sementara OSIS bertugas mengawasi jalannya acara agar seluruh prosedur berjalan sesuai ketentuan.

Dalam proses penilaiannya, juri menitikberatkan pada satu rangkaian aspek yang mencerminkan kualitas pranatacara Jawa secara menyeluruh. Penilaian meliputi kemampuan wicara (artikulasi dan kelancaran), keselarasan wirama (intonasi, jeda, dan kekuatan suara), kedalaman wirasa (penghayatan, ekspresi, dan kontak mata), serta ketepatan wiraga (gestur, sikap, penampilan, dan busana). Keempat aspek ini dipadukan sebagai satu kesatuan standar penilaian yang menentukan profesionalitas peserta di atas panggung.

Salah satu peserta, Delia dari kelas XI MP 1, membagikan pengalaman dan tantangannya selama mengikuti lomba. “Tantangan terbesar saya adalah menghadapi peserta lain yang kemampuannya juga sangat bagus,” ungkap Delia. “Saya terus melatih intonasi, pengucapan bahasa Jawa, meningkatkan rasa percaya diri, dan tetap yakin pada kemampuan diri sendiri. Teman-teman juga banyak memberi support, jadi saya merasa lebih siap.”

Ketika ditanya pesan yang ingin ia sampaikan lewat penampilannya, ia menjawab, “Saya ingin mengajak teman-teman untuk menggunakan bahasa Jawa dengan baik dan benar. Selain itu, saya ingin menunjukkan bahwa rasa yakin pada diri sendiri sangat membantu saat tampil di depan umum.”

Delia juga menjelaskan manfaat mengikuti lomba ini. “Saya jadi lebih percaya diri berbicara di depan banyak orang, memahami bagaimana menyusun dan membawa acara dengan benar, serta mendapatkan ilmu baru tentang pranatacara,” ujarnya.

Secara keseluruhan, Lomba Pranatacara Bulan Bahasa 2025 berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh makna. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan kemampuan berbahasa, percaya diri, serta pemahaman budaya lokal bagi siswa. Dengan perpaduan antusiasme peserta, profesionalisme juri, dukungan supporter, dan pengawasan OSIS, acara ini sukses menjadi momentum penting dalam membangkitkan kecintaan generasi muda terhadap nilai budaya Jawa.

 

|Firlia dan Ausyah

The post Gema Bahasa Menggetarkan Ruang Rapat. Lomba Pranatacara Bulan Bahasa Skanesasoo, Tampilkan Pesona Bahasa Jawa dengan Penuh Wibawa first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2025/12/12/gema-bahasa-menggetarkan-ruang-rapat-lomba-pranatacara-bulan-bahasa-skanesasoo-tampilkan-pesona-bahasa-jawa-dengan-penuh-wibawa/feed/ 0
Pesona Glamour di SMKN 1 Sooko. Ajang Prestasi dan Kreativitas Siswa pada 30 Oktober 2025 https://skanesasoo.com/2025/12/12/pesona-glamour-di-smkn-1-sooko-ajang-prestasi-dan-kreativitas-siswa-pada-30-oktober-2025/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pesona-glamour-di-smkn-1-sooko-ajang-prestasi-dan-kreativitas-siswa-pada-30-oktober-2025 https://skanesasoo.com/2025/12/12/pesona-glamour-di-smkn-1-sooko-ajang-prestasi-dan-kreativitas-siswa-pada-30-oktober-2025/#respond Fri, 12 Dec 2025 07:32:45 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1747 Skanesasoo.com | Mojokerto 30/10/2025, Jawa Timur. Suasana ruang rapat SMKN 1 Sooko pada 30 Oktober...

The post Pesona Glamour di SMKN 1 Sooko. Ajang Prestasi dan Kreativitas Siswa pada 30 Oktober 2025 first appeared on Skanesasoo.

]]>
Skanesasoo.com | Mojokerto 30/10/2025, Jawa Timur. Suasana ruang rapat SMKN 1 Sooko pada 30 Oktober 2025 berubah menjadi ruang penuh kilauan, warna, dan kreativitas. Pada hari itu, sekolah menggelar Lomba Make Up Glamour tingkat SMP sederajat se-Kabupaten dan Kota Mojokerto. Kegiatan ini menjadi sorotan tidak hanya karena pesertanya berasal dari berbagai sekolah, tetapi juga karena kompetisi ini menegaskan posisi SMKN 1 Sooko sebagai satu-satunya sekolah kecantikan negeri di wilayah Mojokerto.

Lomba ini tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, melainkan strategi penting dalam memperkenalkan identitas sekolah. Melalui ajang ini, SMKN 1 Sooko menunjukkan fasilitas dan kompetensi kuat yang dimiliki di bidang tata rias. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah untuk menemukan siswa-siswa berbakat sejak tingkat SMP, yang berpotensi dibina lebih lanjut menuju dunia kecantikan profesional.

Tema glamour yang diusung mengharuskan peserta berani bermain dengan warna, kilau, dan intensitas make up. Namun di balik tampilan mencolok tersebut, kompetisi ini juga menuntut ketelitian dan kemampuan teknis yang tinggi. Salah satunya adalah keterampilan menyesuaikan warna foundation dengan tone kulit model. Jika terjadi perbedaan warna, peserta harus mampu melakukan tone up atau tone down agar hasil akhir tetap harmonis dan natural.

Selain itu, analisa bentuk wajah model menjadi langkah penting sebelum menentukan riasan. Dari analisa tersebut, peserta melakukan koreksi wajah untuk menyeimbangkan proporsi dan menonjolkan fitur terbaik model. Teknik ini menjadi salah satu fondasi utama dalam menghasilkan riasan glamour yang elegan dan proporsional.

Kreativitas menjadi nilai tambah dalam lomba ini. Make up glamour tidak hanya soal ketebalan warna, tetapi juga ekspresi dan karakter. Peserta diberikan kebebasan untuk mengeksplorasi gaya, menggabungkan tren modern dengan sentuhan personal. Dari pemilihan warna, teknik blending, hingga signature style, karakter calon MUA mulai terlihat dalam setiap karya yang ditampilkan.

Menurut guru pendamping, tantangan terbesar yang dihadapi peserta bukan pada teknik, melainkan kepercayaan diri. Riasan glamour yang identik dengan kesan tegas dan mewah menuntut keberanian dalam setiap gerakan kuas. Sedikit keraguan saja dapat memengaruhi hasil akhir. Karena itu, mental yang kuat menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan peserta.

Kebersihan alat make up juga menjadi perhatian utama selama lomba. Peserta diwajibkan menjaga sterilitas alat sebelum dan sesudah digunakan. Proses pencucian brush, penggunaan disinfektan, pemakaian sterilizer, hingga alat sekali pakai menjadi standar profesional yang selalu ditekankan agar siswa terbiasa sejak dini dengan praktik yang higienis dan aman.

Bagi guru pendamping, kegiatan ini lebih dari sekadar kompetisi. Persiapan intensif yang dilakukan bersama siswa—bahkan hingga latihan di rumah—menjadi pengalaman berharga yang mempererat hubungan guru dan peserta didik. Melihat siswa berkembang dan bahkan sukses menekuni profesi sebagai MUA merupakan kebanggaan tersendiri bagi para pendidik.

Penilaian akhir dalam lomba make up glamour ini tidak hanya berfokus pada kecantikan wajah model. Juri menilai kerapian pekerjaan, penguasaan teknik, serta keselarasan total look secara keseluruhan. Perpaduan ketiga aspek inilah yang menentukan siapa yang benar-benar mampu menghadirkan riasan glamour yang elegan, proporsional, dan memukau di panggung SMKN 1 Sooko.

 

| Ninda Dini Anisa

The post Pesona Glamour di SMKN 1 Sooko. Ajang Prestasi dan Kreativitas Siswa pada 30 Oktober 2025 first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2025/12/12/pesona-glamour-di-smkn-1-sooko-ajang-prestasi-dan-kreativitas-siswa-pada-30-oktober-2025/feed/ 0
Menoreh Warna Nusantara. Lomba Membatik SMKN 1 Sooko Wujudkan Cinta Budaya di Kalangan Pelajar https://skanesasoo.com/2025/12/12/menoreh-warna-nusantara-lomba-membatik-smkn-1-sooko-wujudkan-cinta-budaya-di-kalangan-pelajar/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=menoreh-warna-nusantara-lomba-membatik-smkn-1-sooko-wujudkan-cinta-budaya-di-kalangan-pelajar https://skanesasoo.com/2025/12/12/menoreh-warna-nusantara-lomba-membatik-smkn-1-sooko-wujudkan-cinta-budaya-di-kalangan-pelajar/#respond Fri, 12 Dec 2025 07:29:50 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1745 Skanesasoo.com | Mojokerto Pada Kamis, 16 Oktober 2025, Jawa Timur. Panggung utama SMKN 1 Sooko...

The post Menoreh Warna Nusantara. Lomba Membatik SMKN 1 Sooko Wujudkan Cinta Budaya di Kalangan Pelajar first appeared on Skanesasoo.

]]>
Skanesasoo.com | Mojokerto Pada Kamis, 16 Oktober 2025, Jawa Timur. Panggung utama SMKN 1 Sooko dipenuhi suasana semangat dan kreativitas. Sejak pukul 08.00 pagi, peserta Lomba Membatik yang merupakan perwakilan dari setiap kelas sudah bersiap mengenakan seragam batik khas Skanesasoo. Mereka membawa perlengkapan seperti buku gambar besar, krayon, serta spidol untuk menciptakan karya batik sesuai kreativitas masing-masing. Perlombaan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB dan diwarnai antusiasme tinggi dari seluruh peserta.

Keputusan untuk melibatkan satu perwakilan dari setiap kelas dibuat demi menjaga kelancaran proses belajar mengajar. Hal ini ditegaskan oleh Shafa dan Maya selaku perwakilan Sekbid 8 OSIS SMKN 1 Sooko. “Keputusan ini dibuat agar KBM tetap berjalan normal. Dengan satu perwakilan, peserta bisa fokus dan panitia dapat mengatur perlengkapan dengan lebih efisien,” jelas keduanya. Mereka menambahkan, “Kalau pesertanya terlalu banyak, kami khawatir tempat tidak mencukupi dan pelaksanaan menjadi kurang maksimal.”

Lomba membatik ini sejatinya direncanakan bertepatan dengan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober 2025. Namun, panitia memutuskan untuk mengundur pelaksanaan menjadi 16 Oktober karena beberapa alasan teknis. Shafa dan Maya menjelaskan, “Rencana awalnya memang ingin disesuaikan dengan kegiatan sekolah, tapi pelaksanaannya tetap bertepatan dengan Hari Batik agar lebih bermakna.” Mereka kemudian menambahkan bahwa pada 2 Oktober kegiatan belajar mengajar masih padat dan kesiapan tempat belum maksimal, sehingga tanggal 16 Oktober dipilih agar pelaksanaan lebih kondusif.

Gagasan lomba ini berasal dari keinginan OSIS untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap budaya Indonesia, khususnya batik. “Kami ingin teman-teman lebih mengenal proses batik, menghargai budaya, dan berani menunjukkan kreativitasnya,” ungkap Shafa dan Maya. Kebebasan tema diberikan pada peserta, dengan pengecualian motif kotak-kotak yang mirip karya anak-anak SD. Peserta juga tidak diperbolehkan membawa contoh gambar untuk menjaga orisinalitas karya.

Dalam proses persiapan, panitia mengakui adanya kendala kecil seperti kekurangan kertas dan bahan menggambar. Namun seluruh masalah berhasil diatasi dengan cepat agar perlombaan tetap berjalan lancar. Penilaian dilakukan oleh bapak dan ibu guru yang dipilih berdasarkan pengalaman dalam menilai karya seni. Kriteria utamanya meliputi orisinalitas, kreativitas, dan estetika.

Setelah proses penjurian selesai, semua karya dikembalikan kepada masing-masing peserta atau kelas mereka. Hal ini dilakukan agar karya tersebut dapat menjadi dokumentasi dan kenang-kenangan, sekaligus bukti kreativitas siswa dalam melestarikan budaya bangsa.

Di akhir kegiatan, Shafa dan Maya menyampaikan harapan besar terhadap keberlanjutan lomba ini. “Semoga lewat kegiatan ini, teman-teman semakin mencintai budaya Indonesia,” ujar mereka. Mereka juga berharap kegiatan tersebut dapat dikembangkan lebih baik setiap tahun dan diikuti lebih banyak peserta.

Melalui goresan warna di atas kertas, para siswa SMKN 1 Sooko menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat diwujudkan dengan cara sederhana namun penuh makna. Batik tidak hanya hidup sebagai motif, tetapi juga sebagai identitas yang tumbuh di hati generasi muda.

 

|Ninda, Ausyah, Fano, Bagas, Salwa, Selfa

The post Menoreh Warna Nusantara. Lomba Membatik SMKN 1 Sooko Wujudkan Cinta Budaya di Kalangan Pelajar first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2025/12/12/menoreh-warna-nusantara-lomba-membatik-smkn-1-sooko-wujudkan-cinta-budaya-di-kalangan-pelajar/feed/ 0
Hera OSIS sekbid 3 Ungkap Rahasia Suksesnya Perayaan Besar 25 November di SMKN 1 Sooko https://skanesasoo.com/2025/12/12/hera-osis-sekbid-3-ungkap-rahasia-suksesnya-perayaan-besar-25-november-di-smkn-1-sooko/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=hera-osis-sekbid-3-ungkap-rahasia-suksesnya-perayaan-besar-25-november-di-smkn-1-sooko https://skanesasoo.com/2025/12/12/hera-osis-sekbid-3-ungkap-rahasia-suksesnya-perayaan-besar-25-november-di-smkn-1-sooko/#respond Fri, 12 Dec 2025 07:19:08 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1741 Skanesasoo.com | Mojokerto, 25/11/2025, Jawa Timur. SMKN 1 Sooko sukses menyelenggarakan rangkaian acara besar pada...

The post Hera OSIS sekbid 3 Ungkap Rahasia Suksesnya Perayaan Besar 25 November di SMKN 1 Sooko first appeared on Skanesasoo.

]]>
Skanesasoo.com | Mojokerto, 25/11/2025, Jawa Timur. SMKN 1 Sooko sukses menyelenggarakan rangkaian acara besar pada Selasa, 25 November 2025, dalam momentum peringatan Hari Pahlawan, Hari Guru, dan Bulan Bahasa yang digabung menjadi satu perayaan meriah. Tim Jurnalistik SMKN 1 Sooko berkesempatan mewawancarai Hera, perwakilan OSIS Seksi Bidang 3, pada pukul 14.00 di lingkungan sekolah untuk mengetahui lebih dalam bagaimana proses persiapan hingga kelancaran acara tersebut.

Menurut Hera, penggabungan tiga agenda besar dalam satu hari bukan tanpa alasan. “Sebelumnya ada beberapa kendala teknis yang membuat jadwal kegiatan harus diundur,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa setelah melalui diskusi, panitia sepakat melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan pada peringatan Hari Guru agar pelaksanaannya lebih efektif.

Terkait persiapan, Hera memaparkan bahwa panitia bekerja cukup intens. “Persiapannya kurang lebih berlangsung selama satu minggu,” ujarnya. Dalam proses tersebut, panitia sempat menemui beberapa hambatan, namun semuanya dapat diatasi dengan kerja sama dan koordinasi yang baik. “Kendalanya memang ada, tapi semuanya bisa terselesaikan lewat diskusi dan pertimbangan yang matang dari panitia,” tambahnya.

Salah satu sorotan utama pada perayaan ini adalah pemilihan jenis lomba Bulan Bahasa, yaitu story telling, pranatacara, dan debat. Hera menegaskan bahwa pemilihan tersebut bukan keputusan spontan. “Lomba-lomba itu dipilih karena paling relevan dengan tujuan Bulan Bahasa dan sudah dipertimbangkan dengan baik,” jelasnya. Ia menilai ketiga lomba tersebut mampu mengasah kemampuan berbahasa, keberanian tampil, serta kreativitas siswa.

Peserta lomba pun berasal dari berbagai kelas di SMKN 1 Sooko. “Pesertanya ya siswa-siswi SMKN 1 Sooko yang memenuhi persyaratan lomba,” terang Hera. Ia juga menyampaikan bahwa tidak ada konsekuensi khusus bagi siswa yang tidak mengikuti lomba, sehingga kegiatan benar-benar berfokus pada partisipasi sukarela dan pengembangan minat siswa.

 

Melalui penjelasan Hera, dapat terlihat jelas bahwa kelancaran acara besar pada 25 November ini merupakan hasil dari persiapan yang terstruktur dan kolaborasi panitia yang solid. Perayaan gabungan tersebut tidak hanya berlangsung sukses, tetapi juga memberi ruang bagi siswa untuk berekspresi, berkompetisi, dan memperkuat semangat kebangsaan serta kecintaan terhadap bahasa dan budaya Indonesia.

 

|Ausyah Mutia

The post Hera OSIS sekbid 3 Ungkap Rahasia Suksesnya Perayaan Besar 25 November di SMKN 1 Sooko first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2025/12/12/hera-osis-sekbid-3-ungkap-rahasia-suksesnya-perayaan-besar-25-november-di-smkn-1-sooko/feed/ 0
Makna Terdalam Pengabdian. Tanggapan Pak Lukman di Hari Guru Nasional 2025. https://skanesasoo.com/2025/12/12/makna-terdalam-pengabdian-tanggapan-pak-lukman-di-hari-guru-nasional-2025/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=makna-terdalam-pengabdian-tanggapan-pak-lukman-di-hari-guru-nasional-2025 https://skanesasoo.com/2025/12/12/makna-terdalam-pengabdian-tanggapan-pak-lukman-di-hari-guru-nasional-2025/#respond Fri, 12 Dec 2025 01:53:44 +0000 https://skanesasoo.com/?p=1721 Skanesasoo.com | Mojokerto, 25 November 2025, Jawa Timur. Tim Jurnalistik SMKN 1 Sooko berkesempatan melakukan...

The post Makna Terdalam Pengabdian. Tanggapan Pak Lukman di Hari Guru Nasional 2025. first appeared on Skanesasoo.

]]>
Skanesasoo.com | Mojokerto, 25 November 2025, Jawa Timur. Tim Jurnalistik SMKN 1 Sooko berkesempatan melakukan wawancara khusus dengan Bapak Lukman, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, pada 25 November 2025 pukul 12.00–12.30. Dalam momentum Hari Guru Nasional tahun ini, beliau membagikan pandangan yang mendalam mengenai peran seorang guru serta harapan bagi masa depan peserta didik.

Dalam pemaparannya, Pak Lukman menyampaikan bahwa Hari Guru bukan hanya perayaan, melainkan momen refleksi bagi seluruh pendidik untuk kembali memahami esensi profesi mereka. Menurutnya, guru tidak sekadar menyampaikan materi, tetapi memiliki tanggung jawab moral sebagai penjaga arah perkembangan karakter anak didik. “Hari Guru bagi saya adalah ajakan untuk kembali menanyakan diri sendiri: apakah kita sungguh membimbing, atau hanya mengajar?” ungkapnya. Ia juga menegaskan bahwa makna terdalam menjadi seorang guru terletak pada upaya membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siswa untuk tumbuh. “Tugas kami adalah memberi ruang agar anak-anak menemukan potensi terbaiknya,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai pengalaman paling bermakna selama menjalani profesi ini, Pak Lukman menyebut momen ketika siswa perlahan menemukan kepercayaan diri sebagai hal yang sangat berharga. “Yang paling menyentuh adalah saat siswa yang sebelumnya ragu mulai berani mencoba. Perubahan kecil itu, bagi saya, sudah cukup membuktikan bahwa pekerjaan ini benar-benar bernilai,” jelasnya.

Sebagai Waka Kurikulum, beliau menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh terjebak hanya pada pencapaian akademik. Menurutnya, nilai karakter terutama integritas harus menjadi fondasi utama. “Kepandaian tanpa integritas hanya menghasilkan kecerdasan yang tidak memberi manfaat,” tegasnya. Ia berharap siswa SMKN 1 Sooko dapat berkembang menjadi pribadi yang jujur, bertanggung jawab, dan konsisten bertindak benar meski tidak ada yang melihat.

Lebih jauh, Pak Lukman menyampaikan harapannya bagi generasi muda. “Saya ingin kalian tumbuh menjadi generasi yang kritis, adaptif, dan peduli pada lingkungan sosialnya. Keberhasilan pribadi itu penting, tetapi tanggung jawab sosial jauh lebih besar artinya,” katanya menambahkan.

Menutup wawancara, Pak Lukman menyampaikan pesan yang ingin terus diingat oleh para siswa. “Jangan berhenti belajar, dan jangan berhenti berbuat baik. Dunia boleh berubah, tetapi nilai kemanusiaan tidak akan pernah kehilangan tempatnya,” tutupnya.

Melalui pandangan yang tegas dan penuh makna tersebut, tanggapan Pak Lukman pada Hari Guru Nasional tahun ini menjadi pengingat bahwa peran guru tidak hanya membangun kecerdasan akademik, tetapi juga membentuk manusia yang berkarakter bagi masa depan bangsa.

 

| Ausyah, Nurul, Fitri, Ninda, Aisyah, Alaysia,Salwa

The post Makna Terdalam Pengabdian. Tanggapan Pak Lukman di Hari Guru Nasional 2025. first appeared on Skanesasoo.

]]>
https://skanesasoo.com/2025/12/12/makna-terdalam-pengabdian-tanggapan-pak-lukman-di-hari-guru-nasional-2025/feed/ 0